Minggu, 27 Mei 2012 | 17:56 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Grup Astra Pimpin Apresiasi Bursa
Headline
inilah.com
Oleh: Asteria
web - Kamis, 27 Mei 2010 | 16:16 WIB
INILAH.COM, Jakarta Menyambut libur panjang, indeks saham kembali cerah ceria. Pergerakan saham grup Astra yang positif, mengangkat semangat bursa di akhir pekan.

Pada perdagangan Kamis (27/5), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,64% ke level 2713,923. Sedangkan indeks saham-saham unggulan LQ 45 tercatat menguat 0,76% ke level 525,583.

Indeks saham dibuka langsung jatuh 2,42% ke level 2.631. Namun, aksi beli berhasil menepis tekanan profit taking di lantai bursa, sehingga IHSG pada sesi siang mendekati ambang positif 2.694 dan akhirnya ditutup di angka 2.713.

Hampir semua sektor membukukan penguatan, dimana sektor aneka industri memimpin kenaikan sebesar 3,1%, diikuti infrastruktur 2,4%, tambang 2,23% dan perdagangan 2,1%. Demikian pula sektor perkebunan yang naik 0,9%, kemudian finansial serta properti 0,6%.
Sedangkan sektor seperti industri dasar, konsumsi dan manufaktur masih memerah.

Investor asing masih mencatatkan nilai transaksi beli bersih (foreign net buy) mencapai angka Rp209 miliar. Dimana aksi beli mendominasi sebesar Rp1,780 triliun dengan aksi jual Rp1,571 triliun.

Saham PT Astra International (ASII) memimpin kenaikan, dengan terapresiasi Rp1.450 ke Rp41.500. Demikian juga saham PT United Tractor (UNTR) yang naik Rp1.000 ke Rp17.700. Sentimen pembagian dividen ASII menjadi katalisnya.

Seperti diketahui, RUPST menyetujui dividen sebesar 45% dari laba bersih perseroan untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2009 atau Rp 1.120 per saham, yang akan diperhitungkan dengan dividen interim sebesar Rp 290 per saham yang telah dibayarkan pada 16 November 2009, dan sisanya sebesar Rp 830 per saham akan dibayarkan pada 5 Juli 2010.

Perdagangan di Bursa Efek Indonesia cukup ramai, dimana volume transaksi tercatat sebesar 11.640 juta lembar saham, senilai Rp 5,761 triliun dan frekuensi 158.934 kali. Sebanyak 127 saham naik, 71 saham turun dan 50 saham stagnan.

Beberapa emiten yang menguat antara lain PT Merck (MERK) naik Rp1.000 ke Rp70.000, PT Indo Tambangraya Megah (ITMG) terangkat Rp900 ke Rp34.150, PT International Nickel Indonesia (INCO) menguat Rp275 ke Rp3.850, PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) melambung Rp250 ke Rp8.350, PT Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp225 ke Rp3.700, PT Bank Tabungan Pensiun (BTPN) menguat Rp200 ke Rp7.500 dan PT Hexindo (HEXA) naik Rp200 ke Rp4.150 serta PT Timah (TINS) yang naik Rp175 ke Rp2.125.

Sedangkan emiten-emiten yang melemah antara lain PT Delta (DLTA) yang anjlok Rp3000 ke Rp90.000, PT Gudang Garam (GGRM) merosot Rp2.500 ke Rp33.500, PT Indocement (INTP) melemah Rp850 ke Rp14.750, PT Unilever (UNVR) yang tergelincir Rp650 ke Rp15.150, PT Semen Gresik (SMGR) yang turun Rp600 ke Rp8.300, PT HM Sampoerna (HMSP) yang melemah Rp350 ke Rp14.550, PT Goodyear (GDYR) yang turun Rp200 ke Rp13.300.

Penguatan IHSG didiukung psoitifnya bursa saham Asia. Indeks Nikkei 225 di Jepang naik 117,06 poin (1,2%) ke level 9.639,72. Aksi bargain hunting berhasil mengangkat Sony, Canon, dan eksportir utama lainnya seiring depresiasi euro terhadap yen. Indeks komposit Shanghai di China naik 30,13 poin (1,2%) ke level 2.655,92, dipimpin oleh perusahaan logam seiring naiknya harga komoditas. [mdr]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.