INILAH.COM, Turin Tantangan berat mengadang Juventus. Sejumlah pilarnya absen. Padahal, lawan yang mereka hadapi, Selasa (21/10) ini tak main-main: Real Madrid. Fabio Cannavaro pulang ke Turin dan bakal jadi pusat perhatian.
Ada perbedaan yang sangat mencolok saat Juventus bersiap menunggu kehadiran tamunya, raksasa Spanyol, Real Madrid di Stadion Olimpico Turin, Selasa (21/10) atau Rabu dinihari WIB. Bagai bumi dan langit.
Skuad Claudio Ranieri dihadapkan pada kenyataan pahit jelang laga penyisihan Grup H Liga Champions. I Bianconeri kehilangan sejumlah pemain pilarnya, khususnya kiper Gianluigi Buffon, striker David Trezeguet, dan gelandang Mauro Camoranesi.
Demikian pula, kondisi Jonathan Zebina, Cristiano Zanetti, dan Tiago Mendes belum terlalu fit. Ketiganya masih diragukan bisa tampil. Jadi boleh dibilang, Juventus benar-benar pincang tanpa kehadiran sejumlah pemain bintangnya.
Tidak heran jika Juventus harus menerima kenyataan pahit, kalah dua kali beruntun di ajang Seri A. Pertama, Juventus harus mengakui keunggulan Palermo dan Sabtu (18/10), Juventus keok di tangan Napoli.
Juventus sepertinya belum lepas dari kesialan. Gelandang anyar mereka, Christian Poulsen yang digaet dari Sevilla kemungkinan besar tidak bisa tampil. Saat menghadapi Napoli, dia mengalami gangguan ringan.
Tapi tidak semua pemain Juventus dibekap cedera. Sejumlah pemain yang sebelumnya absen, kini malah kemungkinan bisa main. Vicenzo Iaquinta, Nicola Legrottaglie dan Olof Mellberg siap diturunkan setelah cedera mereka sirna.
Boleh saja Juventus dianggap pincang. Tapi tidak untuk kaptennya, Alessandro Del Piero. Striker gaek ini sudah tidak sabar ingin menjamu Madrid. Alasannya, Del Piero masih lapar gelar.
Juventus membutuhkan kepercayaan diri yang tinggi jika tidak mau menjadi bulan-bulanan Madrid. Ranieri memang di ujung tanduk, tapi Del Piero tidak mau berpikiran negatif.
"Kembali ke Liga Champions sangat berarti bagi saya karena di kompetisi inilah saya biasa tampil. Setiap tahun, saya selalu terlibat, memenangkannya sekali dan kalah tiga kali di final. Liga Champions, kompetisi yang terbesar di Eropa," tegas Del Piero.
Del Piero boleh dibilang laskar tua Juventus yang masih tersisa. Dia sudah bergabung sejak 1993 silang, digaet Juventus dari Padova. "Saya ingin bertahan lagi di Juventus untuk dua tahun ke depan. Saya sangat senang bisa ada di sini," akunya.
Dibandingkan tamunya, Madrid, Juventus timpang. Skuad Bernd Schuster baru saja menuai kemenangan atas rival satu kotanya, Atletico Madrid 2-1. Kemenangan atas Atletico jelas menjadi bekal berharga Los Merengues bertandang ke Turin.
"Ini suntikan moral yang datang di saat yang bagus, karena laga tandang ini akan sulit," kata striker asal Belanda, Ruud van Nistelrooy.
Sudah pasti, juara La Liga ini akan menurunkan skuad terbaiknya. Dari 18 pemain yang dibawa Schuster, hanya Guti dan Mamadou Diarra yang akan absen.
Kapten Raul Gonzalez, kiper Iker Casillas, Fabio Cannavaro, Pepe, Sergio Ramos serta Marcelo sudah tentu diturunkan pelatih asal Jerman ini. Lini tengah kemungkinan akan diisi Fernando Gago, Wesley Sneijder, Arjen Robben dan Ruben De La Red. Sementara Raul dan Ruud van Nistelrooy tentu akan berduet di lini depan Madrid.
Madrid yang memuncaki klasemen dengan enam poin dari dua laga tandang mereka difavoritkan meraih kemenangan meski bertandang ke markas Juventus. Tuan rumah sendiri, baru mengemas empat poin dan berada di posisi kedua.
Namun, yang menarik adalah kembalinya Cannavaro ke bekas klubnya untuk pertama kali sejak dua tahun silam. Cannavaro memutuskan hengkang ke Santiago Bernabeu saat Juventus terbelit skandal Calciopoli.
Kapten tim nasional Italia ini berharap dia akan menuai hal yang sama seperti pemain-pemain lainnya ketika kembali bertanding melawan bekas klub mereka. Apa itu? Meraih kemenangan.
Sudah pasti, Cannavaro akan menuai cemoohan dan cacian dari tifosi La Vecchia Signora. Tapi, bek berusia 35 tahun ini mengaku tidak masalah dan akan tetap kalem.
Cannavaro pindah ke Madrid menyusul skandal Calciopoli yang menimpa Juventus. Sebagai sanksinya, gelar scudetto tahun 2005 dan 2006 diambil FIGC dan Juventus terdegradasi ke Seri B. [I4]
Prakiraan pemain
Juventus: 13-Alex Manninger: 21-Zdenek Grygera, 15-Dario Knezevic, 3-Giorgio Chiellini, 29-Paolo De Ceglie, 7-Hasan Salihamidzic, 22-Mohamed Sissoko, 11-Pavel Nedved, 20-Sebastian Giovinco, 8-Amauri, 10-Alessandro Del Piero.
Pelatih: Claudio Ranieri.
Real Madrid: 1-Iker Casillas: 4-Sergio Ramos, 3-Pepe, 5-Fabio Cannavaro, 16-Gabriel Heinze, 8-Fernando Gago, 11-Arjen Robben, 23-Rafael van der Vaart, 10-Wesley Sneijder, 7-Raul, 17-Ruud van Nistelrooy
Pelatih: Bernd Schuster.