INILAH.COM, London - Bertarung dengan 10 pemain, Newcastle tak mengecewakan pendukungnya. Mereka masih bisa menahan Manchester City 2-2 dalam lanjutan Kompetisi Liga Primer Inggris di Stadion St James Park, Senin (20/10) atau Selasa dinihari WIB.
Tanpa meraih kemenangan selama dua bulan, ditangani pelatih sementara, dan dengan pemiliknya sedang mencoba melego klub, Newcastle mengecewakan sepanjang awal musim ini. Mereka baru meraih lima poin sejauh ini.
Tapi, Senin, mereka menunjukkan kebangkitan. Kalau saja City tak bisa mencetak gol kedua di menit-menit terakhir, alamat Newcastle akan mampu membukukan kemenangan.
Pukulan telak sebenarnya sudah menimpa Newcastle saat pertandingan baru jalan 14 menit. Habib Beye dianggap wasit menjatuhkan Robinho di daerah terlarang. Wasit mengusir Habib Beye keluar lapangan.
Newcastle memprotes. Mereka menyebutkan bek tersebut memenangkan bola dengan bersih. Tayangan ulang televisi pun memperlihatkan hal yang sama. Tapi, wasit tetap pada keputusannya. Robinho sukses melakukan eksekusi.
Gol tersebut memukul Newcastle. Tapi, pelan dan pasti, mereka bangkit. Mereka menyamakan kedudukan menjelang babak pertama berakhir setelah Shola Ameobi berhasil memanfaatkan umpan silang Obafemi Martins.
Dengan dukungan penonton, Newcastle terus melakukan tekanan. Mereka mendapatkan hasil di menit ke-63. Bek sentral City, Richard Dunne, tanpa diduga membelokkan tendangan pojok Geremi ke gawang sendiri.
City bangkit dan menyamakan kedudukan empat menit menjelang pertandingan berakhir. Stephen Ireland menyelesaikan serangan dengan meyakinkan. [I4]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !