INILAH.COM, Jakarta - BEI berharap pembelian kembali (buyback) saham oleh perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan membaik setelah sebelumnya mengalami penurunan.
Demikian diungkapkan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Erry Firmansyah dalam acara diskusi yang diusung Perbankan Nasional di Jakarta, Selasa (21/10)
"Adanya ungkapan BPK, yang melakukan buyback saya tangkap. Ini yang menyebabkan agak tersendat," Kata Erry.
Menurut Erry, buyback saham dilakukan bukan suatu paksaan atau mandatori dari pemerintah. Pasalnya, semua proses diserahkan pada emiten.
"Mudah-mudahan ini (buy back saham) membaik setelah diselesaikan pekan lalu. Buyback sangat positif, tapi harus dilakukan dengan governance yang baik," ungkapnya.[L5]