Rabu, 23 Mei 2012 | 21:09 WIB
Follow Us: Facebook twitter
SBY Undang Investor Asing
Headline
Susilo Bambang Yudhoyono - Inilah.com/Abdul Rauf
Oleh:
web - Kamis, 23 Oktober 2008 | 13:14 WIB
INILAH.COM, Beijing - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengundang para pengusaha Asia dan Eropa untuk berinvestasi di Indonesia. Menurut SBY banyak potensi dan peluang yang bisa dimanfaatkan di Indonesia.

"Saya mengajak para investor asing untuk berinvestasi di Indonesia di berbagai
bidang yang selama ini masih sangat terbuka," kata Presiden Yudhoyono di depan ratusan pebisnis Asia dan Eropa yang hadir dalam Forum Bisnis Asia-Eropa ke-11 di Beijing, Kamis (23/10).

Pelaksanaan forum bisnis dan kehadiran Presiden sebagai pembicara dalam pertemuan
itu merupakan salah satu kegiatan dalam rangka KTT Pertemuan Asia-Eropa (ASEM)
ke-17, tanggal 24-25 Oktober 2008, yang dihadiri oleh 43 kepala negara/pemerintahan serta dua organisasi internasional.

Hadir dalam forum bisnis itu antara lain Menko Polhukam Widodo AS, Menlu Hassan
Wirajuda, Menkes Siti Fadilah Supari, Meneg LH Rachmat Witoelar, Meneg BUMN Sofyan
Djalil, serta Sekab Sudi Silalahi.

Menurut Presiden Yudhoyono, sejumlah sektor usaha yang saat ini sangat terbuka untuk berinvestasi adalah bidang energi, infrastruktur serta pertanian dan sejumlah sektor usaha lain yang tentunya sangat terbuka bagi para pengusaha asing.

Pemerintah Indonesia, tambah Presiden, selama ini telah dan terus akan menciptakan iklim usaha yang kondusif bagi para pengusaha asing, sehingga kerjasama dengan pihak asing diharapkan akan terus berjalan langgeng dan baik.

"Kami terus mengupayakan menciptakan suatu iklim usaha yang kondusif bagi para
pengusaha asing, sehingga iklim investasi di Indonesia tetap mampu menarik minat para pengusaha asing," katanya.

Presiden mengatakan pula bahwa pengusaha asing tidak perlu ragu untuk menanamkan
modalnya di Indonesia dan menyatakan bahwa iklim usaha di Indonesia aman dan kondusif.
Indonesia saat ini telah menjadi suatu negara di Asia yang patut diperhitungkan dan bisa dijadikan mitra bisnis bagi para pengusaha asing yang igin memperluas kerjasama dengan negara luar.

Dalam pidato sekitar 45 menit itu, Presiden menyampaikan sejumlah kemajuan dan kondisi perekonomian Indonesia saat ini yang dinilai telah mengalami kemajuan yang cukup signifikan.*/[L5]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.