Minggu, 27 Mei 2012 | 17:59 WIB
Follow Us: Facebook twitter
'Day Trade' untuk Saham Berkinerja Positif
Headline
inilah.com/Wirasatria
Oleh: Natascha & Asteria
web - Selasa, 1 Juni 2010 | 06:44 WIB
INILAH.COM, Jakarta Indeks pada perdagangan Selasa (1/6) masih berpotensi menguat terbatas. Investor bisa day trade untuk saham-saham seperti PGAS, BDMN, BMRI, INDF dan BUMI.

Hendri Effendi, analis Citi Pacific Securities mengatakan, IHSG masih berpeluang menguat untuk jangka pendek, bahkan menembus angka 2.800. "Indeks hari ini akan bergerak di kisaran 2.650-2.810," katanya kepada INLAH.COM.

IHSG pada perdagangan kemarin melesat di atas 3%, bahkan mengungguli bursa regional Asia. Pasar merespon bursa Wall Street yang sepanjang pekan lalu rata-rata membukukan kenaikan, meski pada perdagangan terakhirnya sedikit terkoreksi oleh down grade lembaga rating internasional Fitch atas Spanyol dari AAA menjadi AA+.

Kendati demikian, lanjutnya, ancaman koreksi masih membayangi pasar. Terutama karena indikator secara mingguan menunjukkan tren melemah. "Ini berarti, ada peluang indeks kembali turun ke 2.600," ucapnya.

Di tengah peluang day trade yang menguat, Hendri menyarankan investor untuk mengurangi portfolionya. Apalagi untuk investor ritel yang modalnya terbatas. Sebaiknya menghindari aksi akumulasi saham, karena marketnya sudah naik tinggi. "Mereka bisa profit taking karena ada tren melemah secara mingguan," ujarnya.

Sedangkan bagi investor yang ada modal, bisa dilakukan day trading dengan beberapa saham pilihan seperti PT Perusahaan Gas Negara (PGAS), PT Bank Danamon (BDMN), PT Indofood (INDF), PT Bank Mandiri (BMRI) dan PT Bumi Resources (BUMI).

Hendri merekomendasi saham-saham ini berdasarkan kinerjanya yang positif. Seperti PGAS, dan sektor perbankan yang kinerjanya solid karena ada pertumbuhan kredit. Sedangkan INDF menarik karena ada dividen yang akan dibagikan. "Kondisi ini menarik untuk spekulasi investor," ujarnya.

Adapun BUMI masih diminati, terutama karena harganya yang murah setelah anjlok cukup banyak. Dengan kenaikan saat ini, investor disarankan untuk profit taking namun segera buy back lagi. "Terutama untuk mengantisipasi laporan keuangan BUMI yang belum keluar," pungkasnya.

Pada perdagangan Senin (31/5), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melesat 83,034 poin (3,05%) ke level 2.796,957. Perdagangan di Bursa Efek Indonesia cukup ramai, dimana volume transaksi tercatat sebesar 7,027 miliar lembar saham, senilai Rp 5,076 triliun dan frekuensi 131.479 kali. Sebanyak 183 saham naik, 46 saham turun dan 46 saham stagnan. [mdr]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.