INILAH.COM, Jakarta - Perusahaan investasi PT Mitra Investindo Tbk (MITI) menunda aksi korporasinya untuk mengakuisisi pertambangan batu bara karena adanya krisis keuangan global yang membuat kondisi tidak menentu.
"Perusahaan memutuskan untuk menunda pelaksanaan akuisisi perusahaan pertambangan batu bara yang berlokasi di Tabalong, Kalimantan Selatan yang semula ditargetkan tahun ini," kata Presiden Direktur Mitra Investindo, Diah Pertiwi Gandhi dalam keterbukaan informasi, Kamis (23/10).
Namun dia tidak menjelaskan penundaan akuisisi ini sampai seberapa lama. Sebelumnya MITI berencana menerbitkan saham terbatas atau rights issue untuk membiayai akuisisi tambang batu bara di Kalimantan itu.
"Kami akan melakukan rights issue untuk mengakuisisi dan melunasi hutang-hutang perseroan. Rencananya right issue itu akan dimintakan persetujuan pemegang saham pada RUPSLB pada Oktober mendatang," ujarnya.
Dia mengatakan nama perusahaan tambang batu bara tersebut yakni PT Surya Raya Pusaka. Perkiraan cadangan batu baranya sebanyak 9 juta ton. Saat ini sedang dalam proses pembangunan infrastruktur.*/[L5]