INILAH.COM, Jakarta - Musyawarah Majelis Syuro ke-10 digelar PKS. 33 DPW yang menyerahkan usulan capres dan cawapres. Majelis Syuro PKS pun akan mencari-cari capres maupun cawapres yang akan dilirik dengan serius.
"Majelis Syuro rasional melihat nama-nama yang beredar. Kemungkinan besar berasal dari internal partai. Nantinya kita akan bicarakan," kata Presiden PKS Tifatul Sembiring.
Dia menjawab pertanyaan wartawan apakah akan mengusung Ketua MPR Hidayat Nurwahid sebagai capres dari PKS dalam Musyawarah Majelis Syuro PKS. Hal ini disampaikan Tifatul di sela acara di Hotel Sahid, Jakarta, Jumat (24/10).
Menurut Tifatul, cukup menarik untuk mengumumkan capres dan cawapres. Tapi, penetapan siapa capres dan cawapresnya akan diserahkan kepada Majelis Syuro yang jumlah utusannya 99 orang dari 33 DPW.
"Dalam musyawarah kali ini wilayah mengutus tiga orang. Masing-masing wilayah dapat mengusulkannya kepada ketua majelis syuro wilayah dan kemudian dibicarakan dalam Musyawarah Majelis Syuro kali ini," ujar Tifatul.
Mengenai desakan agar PKS mengumumkan beberapa nama capres pada Musyawarah Majelis Syuro kali ini laiknya Partai Golkar, Tifatul menjelaskan perbedaan partainya dengan partai berlambang pohon beringin itu.
"Golkar memiliki SDM yang banyak, terlebih para senior. Mau sepuluh atau dua nama calon, tidak masalah. Yang jelas sekarang belum. Sekarang masih membicarakan agenda," pungkas Tifatul.[L3]