INILAH.COM, Jakarta - PT Bank Ekonomi Raharja (BAEK) mengungkapkan adanya eksposur perseroan di Indover Bank tidak akan mempengaruhi kinerja perseroan.
"Dana tersebut kecil, yakni 19.239,82 euro atau setara dengan Rp 250 juta, jadi tidak berpengaruh pada kinerja kita," kata Direktur BAEK Lenggono Sulistianto Hadi seusai acara penandatangana nota kesepahaman dengan SAP dan PT Astra Graphia Information Technology (AGIT) untuk penggunaan Solusi SAP ERP Human Capital Management, di Jakarta, Jumat (24/10).
Lenggono juga mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya sedang mengajukan klaim ke pihak Indover Bank untuk menarik dana tersebut.
"Kemungkinan penyelesaian dana ini agak lama, dan kami telah meminta tolong ke Bank Indonesia (BI) untuk penyelesaian kasus ini," jelasnya.
Dia juga belum berpikir untuk membawa kasus ini ke wilayah hukum. "Kita belum berpikir ke situ, apalagi dananya yang kecil. Itu kan dana cadangan jika ada nasabahnya melakukan transaksi di Belanda," ungkapnya.
Indover Bank telah dibekukan oleh pengadilan Belanda yang disetujui oleh bank sentral Belanda per 7 Oktober 2008 karena kesulitan likuiditas.[*L2]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !