INILAH.COM, Jakarta - Sejauh ini Partai Golkar maupun Partai Demokrat secara eksplisit akan menduetkan lagi pasangan Susilo Bambang Yudhoyono dengan Jusuf Kalla (SBY-JK) dalam Pemilu 2009 mendatang.
Meski kedua partai itu belum secara resmi mendeklarasikan pasangan SBY-JK untuk maju kembali dalam pemilihan presiden mendatang, tapi sepertinya sinyalemen untuk menyatukan kedua tokoh itu sebagai pemimpin negara ini pada 2009-2014 cukup kuat.
Hal itu terlihat dari pernyataan Ketua Fraksi Partai Golkar DPR-RI Priyo Budi Santoso saat menghadiri aara Deklarasi Relawan SBY di Tugu Proklamasi, Jakarta, Sabtu malam (25/10).
Priyo mengatakan Partai Golkar sudah melihat tanda-tanda yang sudah tidak bisa ditutupi lagi mengenai kepemimpinan SBY-JK, yang sepertinya akan berduet lagi pada pilpres mendatang.
"Kita tidak perlu menutup-nutupi lagi. Dalam pernyataan-pernyataan yang dikeluarkan Golkar, kami merasa nyaman dengan kepemimpinan SBY-JK," katanya.
Namun, tampaknya dari kedua pihak partai masing-masing belum ada yang berminat mendahului mengumumkan secara resmi pencalonan kembali duet SBY-JK.
Priyo mengatakan partainya baru akan mengumumkan capres-cawapres pada April 2009 setelah pemilu legislatif usai.
"Sebagai partai besar Golkar pada April nanti akan mengumumkan calon yang tepat untuk menapaki tantangan zaman ke depan," tutur Priyo.
Namun demikian Priyo tak henti-hentinya memberikan sinyal bahwa pasangan SBY-JK akan berduet kembali pada pilpres mendatang.
"Untuk kepemimpinan SBY-JK memang ada pikiran-pikiran yang kita beri dukungan untuk memimpin bangsa ini kembali nantinya," tandasnya.[L2]