Senin, 28 Mei 2012 | 15:13 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Tifatul: Syekh Puji? Jangan Ditulis
Headline
Tifatul Sembiring - Inilah.com/Wirasatria
Oleh: Djibril Muhammad
web - Minggu, 26 Oktober 2008 | 14:47 WIB
INILAH.COM, Jakarta Presiden PKS Tifatul Sembiring enggan mengomentari Syekh Puji, pengusaha yang juga pengasuh pondok pesantren di Semarang, yang menikahi perempuan berusia 11 tahun. Ia meminta hal ini untuk dikonsultasikan dengan ulama.

Polemik mengenai pria bernama asli Pujiono Cahyo Widianto ini, menurut Tifatul telah membuat banyak pihak mendiskreditkan ulama. Karena itu, ia meminta agar hal ini segera dihentikan.

"Tolong semua masyarakat, terutama umat Islam menghormati fatwa-fatwa ulama. Kalau fatwa ulama tidak dihormati, siapa lagi yang akan menghormatinya. Karena Islam itu ke ulama, jadi silakan konsultasikan ke ulama," kata Tifatul, di sela Musyawarah Majelis Syuro PKS ke-10, di Hotel Sahid, Jakarta, Minggu (26/10).

Menurutnya, boleh saja berbagai kelangan berbeda pendapat mengenai halal atau haramnya yang dilakukan Syekh Puji. Namun, ia menegaskan agar jangan sampai perbedaan itu menjurus pada penghujatan terhadap ulama. "Ini masalah fiqih. Ada maksimal dan minimalnya," kata Tifatul.

Lalu, bagaimana sebenarnya pandangan PKS atas fatwa haram MUI dan sikap Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang akan memanggil Syekh Puji? "Jangan ditulis, saya akan berkomentar," tandasnya.

Syekh Puji, 43, adalah seorang pengusaha kaligrafi dari kuningan dan pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Jannah di Semarang. Namanya mencuat setelah menikahi Lutfiana Ulfa, yang saat ini baru berusia menjelang 12. Ia bahkan mengaku akan menikah lagi dengan bocah berusia 9 dan 7 tahun. [R2]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.