inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Depkominfo Tak Gentar Dijahili 'Amrozi'

Headline
depkominfo.go.id
Oleh: M Husni Nanang
Senin, 27 Oktober 2008 | 10:31 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Situs Depkominfo telah di-crack oleh pihak yang mengaku pendukung terpidana mati Amrozi Cs. Namun, Depkominfo tetap tenang dan menyambut baik ulah jahil penggemar telematika itu.

"Untuk situs Depkominfo utama tidak ada masalah, karena hanya dalam hitungan detik, hack di situs utama sudah bisa diatasi," kata Kepala Pusat Data Depkominfo Ari Santoso kepada INILAH.COM Senin (27/10).

Ari menjelaskan, situs yang dijahili adalah beberapa alamat sub domain yang saat ini sudah diatasi dan kembali berjalan normal.

Diakuinya, sistem pada jaringan situs Depkominfo memang masih memiliki celah yang berpotensi bisa dimasuki oleh para cracker ini merupakan bawaan software-nya. Namun, orang-orang yang melakukan cracking ini dianggap hanya ingin mengaktualisasikan diri dengan menggunakan keahliannya. "Memang tidak ada sistem jaringan internet yang 100% aman," cetusnya.

Sistem ini sebenarnya sudah melakukan perbaikan besar-besaran sejak April lalu, yang di-crack oleh pihak tertentu. Namun dia tidak ingin sesumbar kalau sistem yang terbaru tidak bisa ditembus lagi oleh para cracker.

"Kami juga megadakan lomba bagi para penggiat telematika yang ingin mengaktualisasikan diri. Ini juga memberikan wadah, bagaimana kami memberi wadah pada penggiat telematika ini," ujarnya.

Menurut pengamatan INILAH.COM, sejak Sabtu (26/10) hingga Senin (27/10) dinihari, pada halaman depan situs dengan alamat http://bppi.Depkominfo.go.id di-block. Laman itu diisi surat pernyataan berisi delapan poin sikap atas akan dieksekusinya ketiga terpidana mati Bom Bali I Mukhlas, Imam Samudra, dan Amrozi.

Pernyataan itu mengancam akan membunuh sejumlah pihak yang dianggap bertanggungjawab dalam keputusan eksekusi Amrozi Cs. Di antaranya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Menkum HAM Andi Mattalatta, dan Jaksa Agung Hendarman Supandji.[R2]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.