INILAH.COM, Nyon Union des Associations Europennes de Football atau UEFA masih memberi kesempatan pada Ukraina jika ingin mendampingi Polandia sebagai tuan rumah EURO 2012.
Seperti dilansir ESPN, masih ada beberapa masalah yang harus dibenahi negara asal Andriy Shevchencko ini seperti stadion dan yang paling utama infrastruktur. Renofasi sejumlah stadion belum selesai hingga kini, begitu juga dengan beberapa jalan utama dan bandar udara.
Menurut pernyataan UEFA, jika dalam batas tertentu Ukraina belum bisa memenuhi target yang diinginkan maka mereka akan menggunakan rencana B, yaitu mencari negara lain yang yang siap menjadi co-host.
Dalam sebuah rapat yang membahas Euro 2012 hari ini, Presiden UEFA Michel Platini mengatakan bahwa Ukraina punya waktu dua bulan untuk menyelesaikan perkerjaannya. Jika tidak, pesaingnya seperti Jerman dan Hungaria kemungkinan besar naik menggantikan posisinya.
Senuah pernyataan resmi UEFA berbunyi:
Tak ada alasan bagi UEFA untuk melihat alternatif yang lain jika Ukraina memenuhi target. Namun, sepertinya tak ada tanda-tanda bahwa Kiev tidak akan menempati posisi tuan rumah Euro 2012.''
Laporan ini menyebutkan bahwa krisi global, masalah politik, dan cuaca musim dingin yang terlalu parah telah menghambat pembangunan infrastruktur di Kiev, Donetsk, Kharkiv, dan Lviv.[van]