Minggu, 27 Mei 2012 | 03:49 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Soal Harga BBM, Tinggal Tunggu DPR
Headline
Purnomo Yusgiantoro - inilah.com
Oleh:
web - Senin, 27 Oktober 2008 | 14:37 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Pemerintah menunggu keputusan politik DPR sebelum memutuskan apakah akan menurunkan harga BBM bersubsidi atau tidak.

"Kami tunggu keputusan politik DPR," kata Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral Purnomo Yusgiantoro sebelum raker gabungan bersama Menkeu Sri Mulyani dengan Komisi VII DPR di Jakarta, Senin (27/10).

Dalam raker itu, pemerintah dan DPR akan melakukan simulasi perhitungan penurunan harga BBM bersubsidi menyusul turunnya harga minyak dunia akhir-akhir ini.

Menurut Purnomo, ada dua hal yang bisa menyebabkan harga BBM bersubsidi turun.

Pertama, apakah harga BBM internasional sudah menyentuh harga BBM bersubsidi di dalam negeri. Kedua, apakah masih ada sisa alokasi subsidi APBN Perubahan 2008.

"Apakah DPR menginginkan kedua faktor itu atau hanya salah satu," katanya.

Purnomo mengatakan, dalam raker itu pihaknya akan memaparkan perhitungan harga minyak dunia dan harga minyak Indonesia (ICP), serta pengaruhnya terhadap harga BBM bersubsidi dalam negeri, besaran subsidi dan penerimaan negara.

Jika harga ICP sudah menyentuh US$ 63 per barel, maka baru harga premium keekonomian setara dengan premium bersubsidi yakni Rp 6.000 per liter. "Saat ini, ICP masih US$ 71-US$ 72 per barel," ujarnya.

Mengenai besaran subsidi, Purnomo mengatakan bahwa saat ini subsidi BBM yang telah dialosikan dalam APBN Perubahan 2008 senilai Rp 126 triliun sudah habis.

Harga minyak dunia kini sudah berada di level US$ 60 per barel, sementara asumsi minyak APBN Perubahan 2008 sebesar US$ 95 per barel.[*L2]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.