inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

IHSG Berakhir Ambles 78 Poin

Headline
Inilah.com/Bayu Suta
Oleh:
Senin, 27 Oktober 2008 | 16:09 WIB
TERKAIT
INILAH.COM, Jakarta - Suasana kelabu tetap menggelayuti Bursa Saham Indonesia (BEI) pada perdagangan Senin ini (27/10) seperti yang dialami bursa lain di seluruh dunia.

Masalahnya juga seragam, yakni kecemasan yang begitu tinggi terhadap kemungkinan krisis keuangan menjelma menjadi krisis ekonomi global.

Tak adanya sentimen positif dan tak efektifnya aksi beli kembali saham membuat mayoritas saham di BEI, terutama saham-saham unggulan, berguguran sejak awal perdagangan.

Tekanan jual yang merupakan kelanjutan dari medio pekan lalu membuat harga saham-saham di BEI jatuh hingga 75%, meski belum ada yang terkena suspensi.

Direktur BEI Erry Firmansyah menegaskan bahwa otoritas bursa belum menerapkan suspensi lagi karena belum ada emiten yang mengalami penurunan modal kerja bersih dasar (MKBD) hingga di bawah Rp 25 miliar.

"Kalau disuspensi masih belum, kan belum ada yang di bawah Rp 25 miliar (MKBD). Kalau masih di atas Rp 25 miliar masih oke. Jadi semua masih memenuhi persyaratan," ujar Erry di gedung BEI, Senin (27/10).

Sementara itu, IHSG hari ini ditutup anjlok 78,450 poin menjadi 1.166,41, indeks LQ45 rontok 16,709 poin di level 217,82 dan JII jatuh 13,879 poin menjadi 180,07.

Hari ini tercatat 14 saham yang menguat, sementara yang melemah mencapai 162 saham dan 19 saham lainnya stagnan.

Volume perdagangan tercatat 981,803 juta lembar saham senilai Rp 696,061 miliar.

Saham-saham yang menguat antara lain Indosat (ISAT) yang naik Rp 450 menjadi Rp 5.000, Apexindo Pratama (APEX) menguat Rp 50 menjadi Rp 2.200, Dynaplast (DYNA) naik Rp 50 menjadi Rp 570 dan Trada Maritime (TRAM) menguat Rp 34 menjadi Rp 159.


Sedangkan saham-saham yang anjlok antara lain Astra Int'l (ASII) yang melorot Rp 900 menjadi Rp 8.100, Indo Tambangraya Megah (ITMG) turun Rp 800 menjadi Rp 7.300, Astra Agro Lestari (AALI) ambles Rp 550 menjadi Rp 5.100, Telkom (TLKM) melorot Rp 550 menjadi Rp 5.350, dan Gudang Garam (GGRM) merosot Rp 450 menjadi Rp 4.050.

Selain itu juga TB Bukit Asam (PTBA) yang turun Rp 450 menjadi Rp 4.150, Unilever (UNVR) rontok Rp 400 menjadi Rp 6.850, Indocement (INTP) anjlok Rp 400 menjadi Rp 3.650 dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI) merosot Rp 325 menjadi 2.950. [L2]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.