INILAH.COM, Jakarta - PKS merupakan salah satu pendukung kelanggengan pemerintahan SBY hingga 2009. Namun untuk capres 2009, SBY tidak masuk daftar nominator PKS. Meski demikian SBY tidak ambil pusing dengan manuver tersebut.
"Semua itu dalam konteks wacana tidak usah pusing," kata Jubir Kepresidenan Andi Mallarangeng menjawab pertanyaan wartawan di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Senin (27/10).
Menurut Andi, partai-partai sekarang memulai berwacana mengenai capres merupakan hal biasa. Lagipla hal itu urusan masing-masing partai. Sedangkan SBY tetap berkonsentrasi menjalankan pemerintahannya.
"Silakan saja. Tapi kalau Pak Presiden ya tetap menjalankan tugas pemerintahan hingga akhir masa jabatannya," ujar Andi.
Dikatakan Andi, SBY hingga kini belum mendeklarasikan dirinya sebagai capres dalam Pilpres 2009. SBY hanya sudah menyatakan kesiapannya untuk maju kembali sebagai presiden.
"Presiden belum mendeklarasikan dirinya sebagai capres. Bahwa dia mengatakan seolah maju, iya. Partai Demokrat mendukung, iya. Tapi deklarasi sesudah pemilu. Apalagi urusan wapres, sekarang ini saja belum ada capres," pungkas Andi.
Dalam Musyawarah Majelis Syura ke-10 PKS, telah ditetapkan 8 nama yang dinominasikan sebagai capres untuk Pilpres 2009. Dari 8 nama, tidak ada nama SBY masuk dalam daftar.
Kedelapan kader PKS yang menjadi nominator capres itu adalah Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, Presiden PKS Tifatul Sembiring, Dubes RI untuk Saudi Arabia Salim Segaff Al Jufri, Sekjen PKS Anis Matta, Ketua Komisi X Irwan Prayitno, Ketua Majelis Pertimbangan PKS Suharna Surapranata, Ketua DPP Ekuin dan Teknologi PKS Sohibul Iman, serta Surahman Hidayat.[L3]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !