INILAH.COM, Jakarta - Gagal dalam Pilkada sebagai Calon Wakil Bupati Subang, meninggalkan cerita lain buat Primus Yustisio. Malah gosipnya, rumahnya di komplek mewah di Jalan Widya Chandra disita, karena ia terlibat hutang 5 Milyar!
Ternyata popularitas sebagai selebriti tidak menjadi jaminan merebut hati rakyat. Buktinya Primus Yustisio. Ketika mencalonkan diri sebagai Calon Bupati Subang lewat jalur independen, ternyata Primus tidak lolos karena tidak memperoleh suara yang cukup.
Bukan Primus namanya kalau pantang menyerah. Gagal jadi calon bupati, Primus ditarik jadi calon wakil bupati Subang. "Hidup itu harus realistis," kata Primus saat itu.
Namun, lagi-lagi Primus juga harus menelan pil pahit kegagalan. Ia tidak mendapatkan jumlah suara yang mencukupi untuk melenggang sebagai wakil bupati. Bahkan kini, kegagalannya untuk terjun ke dunia politik berbuntut panjang.
Gosipnya, rumah Primus di Jalan Widya Chandra, Jakarta Selatan disita karena ia terlibat hutang hingga 5 Milyar Rupiah. Untuk biaya promosi dan kampanye memang memerlukan biaya yang tidak sedikit.
Namun hal itu dibantah Gathan, kerabat dekat Primus. "Saya baru dengar rumah Primus disita. Tapi Primus malah belum mendengar itu," kata Gathan, ketika dijumpai kemarin sore.
Menurutnya, tidak benar kalau rumah Primus disita. "Katanya sudah ada penyegelan di depan rumah Primus. Itu tidak benar sama sekali. Saya pikir Primus punya cukup uang pribadi untuk itu," jelas Gathan.[L7]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !