INILAH.COM, Jakarta - Kalangan pengusaha meminta pemerintah meninjau kembali pengawasan terhadap valas guna mengantisipasi spekulasi di pasar uang yang bisa semakin menekan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
Ketua Umum Gabungan Pengusaha Eksportir Indonesia (GPEI) Benny Soetrisno mengatakan sebaiknya Indonesia menerapkan sistem repatriasi valas. "Sistem ini sudah diterapkan oleh Singapura yang meski menganut sistem devisa bebas, namun setiap pembelanjaan ada underlying-nya sehingga jelas penggunaan dolar untuk apa saja," jelasnya.
Bila terkontrol, tambah Benny, spending valas bisa dibatasi. Sementara tanpa itu, 'rejim' devisa bebas bisa berkembang liar tidak terkendali. "Underlying ini cukup Bank Indonesia saja," katanya saat dimintai tanggapan tentang pengaruh melemahnya rupiah saat ini terhadap dunia usaha.*/[L5]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !