inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

SBY-Sultan Bakal 'Apple to Apple'

Headline
SBY Sri Sultan - Inilah.com/Abdul Rauf
Oleh: Djibril Muhammad
Rabu, 29 Oktober 2008 | 14:06 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Syarat pencalonan presiden sebesar 20 persen kursi parlemen dan 25 persen suara telah ditetapkan. Diperkirakan maksimum hanya akan ada 4 pasangan capres-cawapres. Presiden SBY dan Sultan HB X diduga bakal apple to apple alias berhadap-hadapan.

"Saya menduga nantinya SBY akan apple to apple dengan Sultan. Sultan adalah tokoh lama, dia juga termasuk alternatif
," kata Direktur Eksekutif Soegeng Sarjadi Syndicate (SSS) Sukardi Rinakit kepada INILAH.COM, Rabu (29/10).

Peluang SBY dengan kendaraan Partai Demokrat, menurut dia, tetap ada. Apalagi SBY merupakan presiden incumbent. Sehingga SBY tetap bisa melakukan gerakan secara bebas, ruangnya sangat luas, dan akan masuk ke final pilpres.

"Mega juga bagus, tapi pemilih akan berpikir kembali karena dia pernah menjabat. Ibarat anda memilih kembali pacar anda, sedangkan anda ada alternatif yang baru, pasti anda memilih yang baru toh," ujar Sukardi.

Jadi dengan 20 persen kursi parlemen dan 25 persen suara, menurut dia, parpol-parpol harus berkoalisi. Kemungkin PDIP bisa mendapat 20 persen suara, begitu juga dengan Partai Golkar. Sedangkan partai tengah harus berkoalisi.

"Jadi simulasinya PDIP dapat 20 persen suara. Karena Golkar kurang dari 20 persen, dia berkoalisi dengan Partai Demokrat. Sementara parpol-parpol berkoalisi dengan mengusung Sultan misalnya. Sehingga ada maksimum 4 pasangan capres-cawapres," tutur Sukardi.[sss]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.