INILAH.COM, Jakarta - PT Indosat Tbk (ISAT) berencana menyelesaikan proses penawaran (tender offer) Qtel pekan depan.
Komisaris Indosat, Rahmat Gobel mengatakan pihaknya pekan ini masih membahas rencana penawaran itu menyusul adanya sinyal negatif dari Bapepam yang mengisyaratkan untuk menolak perubahan nilai tender offer Qtel. Pemegang saham PT Indosat akan memutuskan langkah selanjutnya terkait dengan penawaran tender saham publik yang sebelumnya Rp7.388 per saham menjadi Rp6.416 per lembar.
"Kemungkinan pekan depan, kami akan selesai membahas mengenai tender offer, sehingga bisa menentukan langkah selanjutnya. Saat ini kami masih membahas dengan pemegang saham Indosat," ujarnya sebelum bertemu Ketua Bapepam-LK Fuad Rahmani, Rabu (29/10).
Menurut dia, pihaknya belum mengetahui secara resmi bahwa Bapepam mengisyaratkan penolakan penawaran tender itu.[L5]