INILAH.COM, Jakarta - PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) segera menerbitkan obligasi konversi (convertible bond) senilai Rp 1 triliun.
Penerbitan obligasi itu menyusul suntikan dana dari Avenue Luxembourg Sarl, anak usaha Avenue Capital Group, yang menambah kepemilikan sahamnya di ELTY sebesar 15,3% persen menjadi 30,76%.
"Mekanismenya masih terus kami kaji," kata Presiden Direktur Bakrieland Development Hiramsyah S Thaib di Jakarta, Kamis (30/10).
Namun Hiramsyah belum bersedia menjelaskan masa jatuh tempo dan penjamin emisi penerbitan obligasi tersebut. "Mungkin dalam dua atau tiga minggu ini sudah dapat terlihat, katanya.
Pada 15 Oktober 2008, Avenue menandatangani perjanjian pembelian saham PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) di ELTY sebanyak 3,05 miliar saham atau sekitar 15,3% dari jumlah saham dalam Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh di harga Rp 150 per saham.
Sementara total nilai transaksi tersebut mencapai Rp 457,5 miliar atau US$ 46 juta.
Kemudian, setelah opsi obligasi konversi ditentukan, nantinya saat jatuh tempo Avenue akan mendapatkan sejumlah saham ELTY sehingga kepemilikannya di perseroan akan terus bertambah.
Selain menerbitkan obligasi konversi, katanya, suntikan dana Avenue juga kemungkinan akan dimasukkan melalui pinjaman.
"Apapun opsi yang dipilih tentunya akan menguntungkan Avenue, ELTY maupun para pemegang saham.
Menurut Hiramsyah, suntikan dana Avenue akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan perseroan, khususnya untuk dana cadangan.
Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi dampak kekeringan likuditas di perbankan nasional. "Itu buat jaga-jaga kalau tahun depan perbankan selektif memberikan pinjaman proyek properti dan infrastruktur," katanya.
Selain itu dana tersebut akan digunakan untuk mengembangkan proyek-proyek terkini perseroan yang sedang berjalan, seperti superblok Rasuna Epicentrum dan proyek properti di jalan Kanci-Pejagan.[*Tra]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !