Senin, 28 Mei 2012 | 15:20 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Assegaf: Lihat Juga Cekikan Munarman
Headline
Mohammad Assegaf - Inilah.com/Abdul Rauf
Oleh: Abdullah Mubarok
web - Kamis, 30 Oktober 2008 | 13:57 WIB
INILAH.COM, Jakarta Mohammad Assegaf, kuasa hukum Panglima Komando Laskar Islam Munarman menyebut, hakim yang memutus perkara tidak mempertimbangkan tindakan kliennnya yang mencegah terjadinya kerusuhan di Monas, 1 Juni lalu.

Assegaf mempertanyakan pertimbangan hakim ketua Panusunan Harahap, yang tidak memasukkan sejumlah hal terkait kliennya itu. Padahal, Munarman telah mencegah anak buahnya melakukan tindak kekerasan.

"Foto yang memperlihatkan Mnarman sedang mencekik, semula dikatakan melakukan kekerasan. Tapi ternyata tidak. Tidak ada perintah dari Munarman untuk memukul. Itu spontanitas anak-anak buahnya," ujar Assegaf, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (30/10).

Posisi Munarman selaku Panglima KLI, jelas Assegaf, tidak bisa disamakan dengan hirarki dalam militer, di mana komandan harus bertanggung jawab. "Seperti misalnya saya ikut berdemonstrasi. Saya memukul seseorang, kan bukan tanggung jawab Anda. Tapi kalau semangat majelis hakim ingin menghukum mau dibilang apa," ujarnya.

Ia juga mempertanyakan aksi AKKBB yang digelar di sekitar Monas. Hal ini, menurutnya, tidak sesuai dengan rencana awal yang akan menggelar aksi di Bundaran Hotel Indonesia.

"Kalau begitu kan nggak terjadi kerusuhan. Begitu pula dengan Habib Rizieq, dia mana tahu. Yang ia tahu kan demo Hizbut Tahrir tetntang kenaikan BBM," kata Assegaf. [Nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.