INILAH.COM, Jakarta - Generasi Muda NU menuding iklan PKS untuk menarik simpati warga NU untuk Pemilu 2009. Menurut PKS, iklan tersebut hanya untuk Sumpah Pemuda, dan tidak bermuatan politis.
Ketua FPKS Mahfudz Siddieq menyatakan, iklan tersebut harus melihat visi dari pesan iklan tersebut. Sebab, iklan yang menampilkan tokoh-tokoh Islam seperti Hasyim Asy'ari, KH Ahmad Dahlan, dan Soekarno hanya untuk memperingati hari Sumpah Pemuda.
"Ini tidak ada unsur politik di dalamnya, tapi kita harus melihat visi dari pesan tersebut. PKS sendiri kan di dalamnya terdapat berbagai kalangan, ada NU, Masyumi, dan tokoh-tokoh nasional yang lain. Jadi tidak ada unsur politik di dalamnya," kata Mahfudz kepada INILAH.COM, Jakarta, Kamis (30/10).
Menurut Mahfudz, ada 2 alasan mengenai tokoh-tokoh Islam yang menjadi iklan PKS. Pertama, terkait tema mengenai patriotisme dan kepemimpinan. "Saya kira mereka adaalah tokoh-tokoh nasional, bukan milik suatu kelompok atau organisasi tertentu, tapi milik bangsa," terang dia.
Yang kedua, lanjut Mahfudz, iklan itu merupakan salah satu cara PKS untuk mengapresiasi tokoh-tokoh tersebut. "Jangan di lihat dari siapa yang ditampilkan, lihatlah pesannya karena pesan tersebut merpakan kutipan dari pemikiran mereka dalam Islam yang telah ada di buku-buku yang telah dipublikasikan," papar dia.
Untuk meminimalisir dugaan-dugaan yang bisa memperburuk hubungan PKS dengan NU, Mahfudz menjelaskan bahwa PKS akan segera melakukan silaturahmi dengan tokoh-tokoh NU. Dia berharap keberadaan iklan tersebut malah memunculkan kesalahpahaman.[ana]