INILAH.COM, Jakarta Front Pembela Islam (FPI) dengan tegas menolak eksekusi atas tiga terpidana mati Bom Bali I yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Namun, FPI bertekad tidak akan berunjukrasa maupun berkunjung ke Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, tempat Amrozi, Mukhlas, dan Imam Samudra ditahan.
Menurut Sekjen FPI Sobri Lubis, pihaknya menolak eksekusi atas Amrozi cs. Namun, karena FPI tidak ada kaitannya dengan Amrozi Cs, mereka tidak akan mengerahkan massa sebagai bentuk aksi solidaritas.
"Kita hanya menyatakan sikap. Kita tidak akan ke lokasi (Nusakambangan)," papar Sekjen FPI Sobri Lubis, di Markas FPI, Petamburan, Jakarta, Jumat (31/10).
Meskipun Amrozi Cs sudah mengakui perbuatannya dalam peristiwa Bom Bali, namun FPI meyakini masih ada pelaku lain di luar kelompok Amrozi yang harus diusut juga.
Pasalnya, ketika ledakan pertama terjadi, ada ledakan kedua yang lebih besar yang bukan dilakukan Amrozi Cs. "Di mana lokasi ledakan besar itu ditemukan ada bahan peledak yang aktif," ungkap Sobri. [Jib/Nuz]