INILAH.COM, Jakarta - Sepanjang sembilan bulan 2008 PT United Tractors Tbk (UNTR) mencatat laba bersih Rp 2,1 triliun atau melonjak 89% dibandingkan periode yang sama tahun lalu menjadi Rp 21,1 triliun.
Peningkatan laba bersih itu ditunjang oleh kenaikan penjualan sebesar 59%, kata Investor Relations UNTR, Ari Setiyawan, di Jakarta, Jumat (31/10).
"Makroekonomi hingga September 2008 mendorong pertumbuhan yang baik pada seluruh sektor. Baik itu tambang, agrobisnis, konstruksi serta perhutanan," ujarnya.
Ari mengatakan kontribusi terbesar perseroan disumbangkan oleh pendapatan penjualan alat berat yang mencapai Rp 10,056 triliun, naik 54% dari sebelumnya Rp 6,533 triliun.
Penjualan alat berat meningkat tajam, terlihat dari volume penjualan produk Komatsu, yang naik 46% dari 2.621 unit tahun lalu, menjadi 3.823 unit pada tahun ini, sehingga pangsa pasar perseroan meningkat menjadi 45%.
Sementara kontribusi terbesar lain berasal dari sektor konstruksi penambangan batubara, melalui anak usaha PT Pama Persada (Pama), yang mengalami pertumbuhan 48% dari Rp 5,599 triliun pada tahun lalu menjadi Rp 8,266 triliun tahun ini.
Selain Pama, anak usaha lainnya PT Dasa Eka Jasatama (DEJ) juga memberi kontribusi yang cukup besar. Selama sembilan bulan pertama 2008, DEJ mengalami pertumbuhan 153% year on year, dari Rp 1,099 triliun tahun lalu menjadi Rp2,781 triliun tahun ini.
Sementara penjualan alat berat pertambangan mengalami pertumbuhan terbesar. Volume penjualan sektor ini tumbuh 103% dari 986 unit tahun lalu menjadi 1.970 unit tahun ini.[*Tra]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !