Jumat, 25 Mei 2012 | 17:56 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Din Syamsudin: PKS Tidak Etis!
Headline
Din Syamsudin - Inilah.com/Abdul Rauf
Oleh: Ana Shofiana Syatiri
web - Jumat, 31 Oktober 2008 | 20:40 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Pemuatan gambar pendiri Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan disesalkan Ketua Ketua Umum Muhammadiyah, Din Syamsudin. Dia menyatakan tidak etis PKS mendompleng gambar Ahmad Dahlan dalam iklan politik.

"Iklan itu sebenarnya tidak etis, walaupun KH Ahmad Dahlan adalah milik ummat dan bangsa sebagai pahlawan nasional, tetapi dia juga adalah pendiri dan tidak bisa dilupakan dari Muhammadiyah," ujar Din dalam pesan singkatnya kepada INILAH.COM, Jumat (31/10).

Din mengaku banyak mendapatkan protes warga dan pengurus Pimpinan Muhammadiyah dari berbagai daerah di Indonesia terkait dengan iklan ikan politik PKS, kendati ia masih berada di luar negeri. Dia mengaku tidak tahu karena PKS tidak pernah meminta izin terkait gambar Ahmad Dahlan yang ada dalam iklan tersebut.

"Kalaupun diminta saya tidak izinkan. Karena Muhmmadiyah itu milik semua ummat dan saya dengar pihak Nahdatul Ulama (NU) juga keberatan KH Ahmad Syari dilibatkan dalam iklan politik PKS," lanjut Din.

Din menegaskan, sejak berdiri tahun 1971, Muhammadiyah tidak mempunyai hubungan secara struktural maupun organisasi dengan partai politik lain. Dia mempersilakan warga Muhammadiyah mencoblos partai mana saja.[*/ana]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.