Jumat, 25 Mei 2012 | 17:57 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Ali Masykur Ikut Protes Iklan PKS
Headline
Ali Masykur Musa - Inilah.com/Wirasatria
Oleh:
web - Jumat, 31 Oktober 2008 | 20:51 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Iklan PKS yang menggunakan tokoh pendiri NahdlatulUlama KH Hayim Asy'ari banyak menuai protes dari kalangan Nahdliyin. Tak terkecuali Ketua Umum Dewan Tanfidz DPP PKB versi Abdurrahman Wahid, Ali Masykur Musa.

Ali Masykur, yang hingga kini masih menjadi anggota DPR dari Fraksi PKB berpendapat, Hasyim Asy'ari memang memiliki idiom sebagai tokoh nasional. Namun, yang dipermasalahkannya, PKS tidak meminta izin dari PBNU untuk memasang tokoh itu di iklan kampanyenya.

"Kalau dia minta izin pada NU dan PBNU saya pikir tidak akan jadi masalah," ujar Ali, di gedung DPR, Jakarta, Jumat (31/10).

Izin ini, menurutnya, dibutuhkan karena Asy'ari merupakan pendiri NU. Sedangkan dalam konteks ini, pemilih dan pendukung NU memiliki loyalitas yang tinggi, sehingga dikawatirkan ada ketersinggungan. "Secara kultural problemnya hanya masalah etika, tidak minta izin," tambah Ali.

Kultur keagamaan maupun mazhab Islam yang dianut PKS, menurutnya, juga berbeda dengan NU yang mengklaim sebagai pewaris Ahlusunah Wal Jama'ah. "PKS tidak punya ideologi yang jelas, mazhabnya tidak jelas dalam sistem keagamaan," tegas Ali.

Ia menyarankan agar PKS datang untuk minta maaf dan izin apakah boleh iklan ini diteruskan atau tidak. "Semua partai punya tujuan, artinya PKS juga ingin menarik suara NU," ujarnya.[*/Nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.