INILAH.COM, Jakarta Ketua Departemen Komunikasi dan Informatika DPP Partai Demokrat Roy Suryo menginginkan duduk di Komisi I apabila terpilih sebagai wakil rakyat. Ia berjanji akan menggarap banyak hal penting secara serius di komisi itu.
Calon anggota legislatif nomor urut satu dari Partai Demokrat untuk daerah pemilihan Yogyakarta itu, menganggap selama ini DPR kurang menggarap masalah di Komisi I.
"Saya pilih Komisi I karena ini komisi yang sangat penting dan strategis bagi kepentingan bangsa dan negara. Karena mencakupi masalah luar negeri, pertahanan, dan penyiaran yang berhubungan langsung pada integritas kita sebagai bangsa," kata Roy, di Jakarta, Senin (3/11).
Tokoh yang dikenal sebagai 'pakar telematika' ini, ini juga berjanji akan memperhatikan lembaga penyiaran publik, yakni, TVRI, RRI,, dan Antara. Sebab, lembaga-lembaga itu adalah corong untuk bangsa Indonesia, baik di dalam maupun di luar negeri.
Selain itu, ia menganggap pertahanan bangsa tidak hanya semata-mata berhubungan dengan senjata dan militer saja, tapi juga meliputi informasi yang valid dan berimbang. "Selama ini citra Indonesia banyak dinilai miring oleh masyarakat Internasional. Apalagi pascaperistiwa Bom Bali," katanya.
Hal itu terjadi karena mereka hanya mendapat informasi sepihak saja yang cenderung mendeskreditkan Indonesia. "Nah, ke depannya counter opini lewat informasi harus terus dilakukan oleh Antara dan lembaga penyiaran publik lainnya selaku suara Indonesia," tandasnya. [*/nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !