INILAH.COM, Madrid Ada ambisi tersendiri dari pemain sayap Real Madrid, Arjen Robben saat timnya menjamu Juventus di Santiago Bernabeu, Kamis (6/11). Robben yakin, timnya bisa membalas sakit hati mereka dari saat kalah 2-1 di Olimpico Turin, bulan silam.
Apa rahasianya? Robben menegaskan, tim-tim Italia tidak biasa dengan pemain sayap. Jadi, mereka tidak tahu bagaimana menghentikan dirinya! Robben sudah kembali menuai kebugaran fisiknya dan berharap bisa membantu Real Madrid mengalahkan I Bianconeri
"Saya senang melawan tim-tim Italia karena mereka tidak terbiasa dengan pemain sayap dan mereka sama sekali tidak menyukainya. Melawan Roma, musim lalu, saya menuai pertandingan terbaik saya bersama Madrid dan saya berharap bisa tampil bagus saat melawan Juve nanti," tegas pemain timnas Belanda ini.
Kekalahan Madrid juga menjadi perhatian tersendiri bagi bek vetaran Fabio Cannavaro yang juga mantan pemain Juventus. Menurut kapten tim nasional Italia ini, Madrid harus bisa mengatasi lemahnya lini pertahanan mereka.
Skuad Bernd Schuster harus mengakui keunggulan I Bianconeri setelah tendangan Alessandro Del Piero dan sundulan Carvalho Amauri gagal dibendung kiper Iker Casillas. Madrid sempat memperkecil ketinggalan lewat gol Ruud van Nistelrooy, namun sayang tidak mampu menolong timnya dari kekalahan.
Untuk itulah, menurut Cannavaro, timnya tidak boleh gagal lagi saat menghadapi skuad Claudio Ranieri di depan publik Bernabeu. "Kami tidak boleh gagal," kata pemain berusia 35 tahun ini dalam situs resmi Madrid, setelah Madrid ditahan imbang 1-1 oleh tuan rumah Almeria di ajang La Liga, Senin (3/11).
Cannavaro yang menjadi bulan-bulanan cemooh dari tifosi Juventus karena dianggap pengkhianat ketika meninggalkan La Vecchia Signora menyusul skandal Calciopoli dua tahun lalu menambahkan, timnya harus bisa lolos ke babak knock out Liga Champions.
"Kami harus menang dengan satu cara atau cara lain dan mencoba untuk lolos ke babak selanjutnya," tegas Cannavaro.
Dari tiga kali bertanding, Juventus berada di puncak klasemen grup H dengan tujuh poin dan Madrid meraih enam poin. BATE Borisov menuai dua poin dan Zenit St Petersburg masih terpuruk di dasar klasemen dengan satu poin saja.
Setelah kalah 3-2 dari klub Segunda Division, Real Union di partai pertama Copa Del Rey, dan gagal sejajar dengan rival terberatnya Barcelona di puncak klasemen La Liga Primer, Madrid membutuhkan semangat baru.
Schuster kemungkinan akan menurunkan Christoph Metzelder di lini pertahanan setelah Pepe mengalami cedera. Nistelrooy juga diragukan bisa tampil setelah lututnya mengalami masalah di Turin. Striker Belanda ini absen ketika melawan Almeria.
Di sisi lain, Juventus yang belum pernah meraih kemenangan dari lima laga mereka, sebelum melawan Madrid terus menuai sukses. Dari tiga laga Seri A yang dijalani, Del Piero dan kawan-kawan menuai tiga poin maksimal, termasuk kemenangan 2-0 atas AS Roma dan kini berada di peringkat keenam Seri A.
Sayang, cedera masih menghantui skuad Ranieri. Bek Dario Knezevic, Jonathan Zebina dan Zdenek Grygera dipastikan absen menyusul geladang Christian Poulsen, Christiano Zanetti dan Hasan Salihamidzic.
Kiper Gianluigi Buffon dan striker David Trezeguet kembali absen, namun gelandang Claudio Marchisio dan Mauro Camoranesi siap kembali beraksi.
Kapten Del Piero yang bermain di final 1996 ketika Juventus meraih gelar kedua Liga Champions sudah tidak sabar ingin berhadapan dengan raksasa Spanyol ini.
"Kami telah membuat langkah maju, tapi apa yang terjadi belakangan in menunjukkan jika kami selalu berkonsentrasi tinggi," ujar Del Piero dalam situs resmi klubnya. [I4]
Prakiraan tim:
Real Madrid: 1-Iker Casillas; 4-Sergio Ramos, 3-Pepe or 21-Christoph Metzelder, 5-Fabio Cannavaro, 16-Gabriel Heinze; 8-Fernando Gago, 11-Arjen Robben, 23-Rafael van der Vaart, 10-Wesley Sneijder; 7-Raul or 17-Ruud van Nistelrooy, 20-Gonzalo Higuain
Pelatih: Bernd Schuster
Juventus: 13-Alex Manninger; 4-Olof Mellberg, 33-Nicola Legrottaglie, 3-Giorgio Chiellini, 28-Cristian Molinaro; 32-Marco Marchionni, 30-Tiago, 22-Mohamed Sissoko, 11-Pavel Nedved; 8-Amauri, 10-Alessandro Del Piero
Pelatih: Claudio Ranieri
Wasit: Pieter Vink (Belanda)