INILAH.COM, Jakarta - Pengamat internasional Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Dewi Fortuna Anwar, menilai, terpilihnya Barack Obama sebagai presiden Amerika Serikat, menunjukkan rakyat negara adidaya itu telah meninggalkan isu rasisme.
"Kita tentu ikut gembira masyarakat AS sudah meninggalkan rasisme," kata Dewi saat diminta komentarnya mengenai kemenangan Obama atas kandidat Partai Republik John McCain, di Jakarta, Rabu (15/11).
Terpilihnya warga keturunan Afro-Amerika itu, lanjutnya, menunjukkan bahwa rakyat AS secara dewasa memilih presiden. Sehingga, warna kulit bukan lagi menjadi halangan dan AS lebih mengedepankan dialog dan kerja sama internasional.
Obama dinyatakan memenangkan pemilu presiden di AS setelah memperoleh 334 electoral votes. Sementara McCain tertinggal di belakang dengan 157 electoral votes. Ia menjadi presiden AS pertama yang berasal dari keturunan kulit hitam, dengan ayah yang berasal dari Kenya. [*/nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !