INILAH.COM, New York - Ada yang menakjubkan dari Pilpres AS. Televisi CNN yang menayangkan perolehan suara Barack Obama dan John McCain membuat kejutan. Sang penyiar melakukan wawancara secara virtual melalui hologram. Keren!
Penyiar Wolf Blitzer berada di studio CNN di New York, AS, Rabu (5/11). Blitzer kemudian ingin mendengar laporan dari koresponden di Chicago, Jessica Yellin.
Nah, biasanya, laporan koresponden muncul melalui layar televisi datar. Tapi surprise! Yellin muncul virtual dalam bentuk hologram 3 dimensi.
Blitzer pun berhadap-hadapan dengan hologram Yellin yang tampil dengan tubuh utuh dari ujung rambut ke ujung kaki. Keduanya pun saling bercakap-cakap. Obama dan McCain menjadi bahan rumpian.
Tak cukup sampai di situ, wawancara virtual kedua dilakukan penyiar CNN dengan personel Black Eyed Peas Will.i.am. Will muncul dengan gaya khas topi miringnya sebagai pendukung Obama.
"Semua orang melakukan sesuatu yang virtual pada tahun pemilu ini. Para kru pada dasarnya mensyut seseorang yang tidak ada di situ," kata CNN Senior Vice President David Bohrman, pria yang mendorong terciptanya teknologi keren ini dalam wawancara televisi.
Produk siaran ini dinamakan 'Virtual CNN'. CNN akan memiliki 44 kamera dan 20 komputer di lokasi berjauhan untuk menangkap 360 derajat data imej orang yang akan diwawancara. Imej tersebut lalu diproses dan diproyeksikan oleh komputer dan kamera di New York.
Ada juga TV plasma di Chicago dan Phoenix agar orang yang diwawancarai bisa melihat penyiar maupun koresponden CNN. Jaringan tersebut bisa memproyeksikan 2 pandangan berbeda dari setiap kota, sehingga penyiar CNN bisa muncul di studio dengan 2 hologram.
Lalu berapa biaya yang dikeluarkan untuk teknologi menakjubkan tersebut? Sayang, Bohrman merahasiakannya.[sss]