INILAH.COM, Jakarta - Beragam karya dan cara dilakukan oleh desainer dalam upaya menyemarakkan musim panas. Salah satu yang dilakukan dan sangat menarik perhatian adalah karya dari Lenny Agustin dengan sentuhan penuh warna.
Perancang berbakat unik, Lenny Agustin membesut second line berlabel Lennor. Selain mengakamodir imajinasi yang meledak-ledak, ia juga menyimpan mimpi besar.
Karyanya penuh warna dan permainan ilustrasi. Dia dapat mengubah sehelai kain batik dengan karya menakjubkan dan tentu lebih modern. Batik pesisiran yang penuh corak dimainkan dengan bentuk celana kulot pendek dan rok terusan tank top, sehingga benar-benar dapat dikenakan untuk musim panas.
Batik tabrak dengan kain songket kotak-kotak juga dipadankan sehingga menghasilkan sebuah karya rok mini dan tank top menawan. Kemudian ada kain sarung yang dibuat sedemikian rupa menjadi atasan tank top seksi. Kain ini juga menjadi begitu indah lantaran dipadankan dengan penuh warna tabrak.
Lenny benar-benar menghadirkan serangkaian koleksinya yang begitu atraktif. Mengusung semangat musim panas, Lennor yang berarti musim panas dalam bahasa gaul kaum Gypsy, dan imajinasi keceriaan suasana pantai, Lenny seperti mendapatkan ruang gerak yang bebas dan liar dalam penciptaan ragam busana kasual yang girlie, chic, trendi dan sangat menggoda.
Warna-warna cerah sempurna mengguyur seluruh koleksinya yang bemain-main di seputar babydoll, terusan ringan, blus simpel lengan setail, celana pendek dan longdress santai. Keistimewaan Lenny pada rancangan couture berlabel Lenny Agustin, yakni karakter unik dan keberanian mengolah beraneka kain, juga tersirat dalam koleksi sekundernya.
Lenny dengan kreatif mengemas berbagai kain tradisional, mulai dari batik, jumputan, tenun hingga songket ke dalam ragam cutting yang simpel, namun tak biasa dan sangat modern. Kreativitasnya masih dipacu untuk menciptakan detail dan aplikasi yang seperti bersorak sorai dalam kebebasan imajinasi.
Secara keseluruhan, Lenny berhasil menciptakan koleksi yang sangat sesuatu dan berbobot value sekelas rancangan couture.
Selain busana, koleksi aksesori mendapat pehatian khusus. Misalnya gelang yang terbuat dari kain perca tradisional, hingga sandal gaya gladiator yang sedang digandrungi kawula muda.
Dari buah pikiran Lenny, batik mendapat suntikan inspirasi yang atraktif dan kejayaan tekstil pun kembali bergelora dengan koleksi busana berdaya pakai dan bercita rasa individual juga unik. [L1]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !