inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Sudah Ereksi Tapi Kok Gagal?

Headline
istimewa
Oleh: Tiara Anisa
Jumat, 7 November 2008 | 13:18 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Ada ketakutan bagi sebagian pria ketika akan ML, yaitu ketakutan tidak bisa memuaskan pasangan, dan ketakutan untuk berhadapan dengan fakta jika ia mengalami disfungsi ereksi. Tapi tahukah Anda perasaan cemas dan takut gagal, bisa menjadi sugesti yang buruk pada saat akan ML?

Kecemasan akan bagaimana performa Anda dalam ML adalah salah satu penyebab disfungsi seksual yang paling sering, seperti ejakulasi prematur atau kegagalan mendapatkan atau mempertahankan ereksi.
Walaupun kecemasan akan potensi seksual lebih sering dialami lelaki, perempuan dapat juga mengalaminya. Namun, tekanan akan potensi seksual, terutama saat ML, lebih berat pada kaum lelaki.
Perempuan dapat menggunakan lubrikan (pelicin) jika dia tak terangsang. Namun apa yang dapat dilakukan laki-laki dengan kondisi Mr Dick yang lemas?
Rasa takut akan tak dapat ereksi menjadi obsesi yang diderita oleh sebagian kaum lelaki pada suatu ketika sepanjang kehidupannya, apalagi bila mereka pernah mengalami impotensi.
Mereka merasa khawatir apakah nantinya mampu mendapatkan dan mempertahankan ereksi yang akhirnya malah memperburuk serta memunculkan kegagalan seperti yang mereka pernah alami. Seks yang muncul melalui sensasi pemikiran justru akan melemahkan seks yang terjadi secara fisik. Kecemasan memiliki kekuatan yang sangat hebat.
Jika seorang lelaki berpikir dia akan gagal mempertahankan ereksi, maka kemungkinan dia memang betul-betul akan gagal.
Untuk mengatasi kecemasan ini ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan:
Pertama, ceritakan semua persoalan kepada pasangan Anda. Bahwa letak masalah bukan karena hilangnya daya tarik pasangan.
Kedua, berhentilah menganggap bahwa seks merupakan potensi pencapaian klimaks yang terus menerus. Dalam bercinta, kedua pasangan memberi dan menerima kenikmatan dalam berbagai cara.
Jangan terobsesi pada 'ereksi yang sempurna' karena tingkat keintiman yang sangat dekat kadang itu yang dicari oleh kaum perempuan. Santailah.
Sebagai pengalihan sekaligus pemulihan daya tahan tubuh, lakukan olahraga atau hobi lain yang menyenangkan.
Ketiga, seks lebih dari sekadar hubungan badan. Seks dapat memiliki banyak bentuk, sentuhan, ciuman, pijatan, rabaan, dsb. Anda tidak akan gagal selama Anda mau menerima dan memberi cinta. [L1]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.