INILAH.COM, Jakarta Gempa di wilayah Indonesia bagian timur sudah diprediksikan ilmuwan sebelumnya. Wilayah seperti Papua, Halmahera, sekitar Laut Banda harus waspada selama kurun 10 tahun mendatang.
Saat dihubungi INILAH.COM beberapa waktu lalu Teuku Abdullah Sanny, Associate Profesor di Jurusan Teknik Geofisika ITB mengatakan wilayah yang dilalui Lempeng Pasifik sedang rawan gempa, karena seluruh lempengan sedang bergerak aktif.
Lempeng tektonik ini menusuk di bagian Papua, bagian Laut Banda, benua di sekitar Samudera Pasifik dan seluruh wilayah yang dilalui lempengan pasifik.
Saat ini kita berada di periode 100 hingga 150 tahun di mana akumulasi energi sedang berada di titik maksimal sehingga rawan gempa, ujar Abdullah Sanny saat dihubungi dari Jakarta.
Selama kurun waktu 10 tahun mendatang, wilayah bagian timur harus waspada. Gempa bisa datang kapan saja di wilayah subduksi lempeng pasifik karena aktifitas energi yang sangat tinggi.
Wilayah Indonesia bagian timur termasuk di Ring of fire dengan aktifitas medan magma sedang bergerak aktif, timpal Abdullah Sanny lagi.
Wilayah lempeng pasifik ini rawam gempa bumi karena di lempeng api ini terjadi proses gesekan lempeng samudera dengan benua. Akibatnya bisa menghasilkan magma yang kemudian mengaktifkan gerakan di area subduksi di depan gunung api.[ito]