INILAH.COM, Jakarta - Amrozi didor! Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menilai apa yang dilakukan oleh Amrozi Cs diserahkan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Masyarakat diminta obyektif dalam memandang eksekusi Amrozi Cs.
"Keadilan yang sejati itu ada pada Allah. Niat dan amal Amrozi biar ditentukan oleh-Nya, apakah mati syahid atau tidak," kata Ketua FPKS, Mahfud Siddiq, kepada INILAH.COM, Jakarta, Minggu (9/11).
Satu hal yang penting dari eksekusi Amrozi Cs ini, ujar Mahfudz, bahwa cara-cara radikal tidak bisa menyeselaikan masalah. Semua permasalahan dapat diselesaikan dengan cara yang damai.
Mahfudz juga mengimbau kepada masyarakat agar menilai dan menyikapi peristiwa ini dengan objektif. Setiap perbuatan yang dilakukan oleh Amrozi Cs dianggap benar oleh mereka sendiri. Namun, yang memberikan keputusan salah atau tidak itu, ada di tangan-Nya.
"Ada perbuatan di mata manusia baik tapi di mata Allah tidak, begitu juga sebaliknya," katanya.
PKS, lanjut politisi Indramayu ini, meminta agar pihak keluarga Amrozi Cs menerima dengan ikhlas kenyataan ini. Setiap yang bernyawa pasti akan mati. Eksekusi hukuman mati ini, ujar Mahfudz, merupakan kepastian hukum dan harus dihormati oleh semua orang.
"Diharapkan tidak ada balas dendam dan aksi-aksi yang merugikan lainnya," katanya.
Ketika ditanyai pendapat pribadi apakah Amrozi Cs termasuk syuhada? Mahfudz menjawab tidak tahu. "Bukan dalam posisi saya dan saya bukan orang yang memadai untuk menetapkan itu," katanya. [bar/nng]