INILAH.COM, Jakarta - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pemantau Hak Asasi Manusia (HAM), Imparsial menganggap telah dilaksanakannya eksekusi hukuman mati Amrozi Cs, menunjukkan pemerintah telah memberikan jalan mereka untuk mencapai tujuannya, yaitu mati syahid. Hal ini menyebabkan Amrozi Cs dianggap pahlawan oleh sebagian masyarakat.
"Mereka menjadi idola baru bagi pemuda Indonesia," kata koordinator peneliti Imparsial, Bhatara Ibnu Reza, kepada INILAH.COM, di Jakarta, Minggu (9/11).
Meski ada upaya-upaya hukum oleh Tim Pengacara Muslim yang mengesankan untuk menghambat pelaksanaan hukuman mati, Amrozi Cs sebenarnya menyadari bahwa hukuman yang telah ditetapkan kepada mereka akan tetap dilakukan.
"Mereka tidak takut kepada kematian," tegasnya.
Bhatara menjelaskan bahwa peristiwa ini telah diekspos oleh berbagai media baik dari dalam negeri maupun internasional. Sorotan media yang begitu mendalam dapat membentuk opini di masyarakat bahwa Amrozi Cs dikatakan sebagai pahlawan.
"Saya tidak tahu apakah pemerintah sadar atau tidak mengenai ini. Banyak poster mereka dimana-mana dan didukung oleh kelompok yang mendukungnya. Bahaya jika mereka menjadi idola," katanya.[bar/nng]