INILAH.COM, Serang - Apa penyebab ibunda Imam Samudra, Hj Embay Badriyah (umi) tidak mau memberikan keterangan terpecah sudah. Umi bersedia diwawancara ataupun memberikan keterangan bila Jaksa Agung Hendarman Supandji mau berdebat dengannya terkait eksekusi Imam Samudra.
Menurut adik kandung almarhum Imam Samudra, Lulu Jamaluddin, media massa manapun dipersilahkan untuk wawancara dengan umi asalkan Hendarman Supandji mau datang untuk berdebat.
"Kalau bisa datangkan Hendarman atau paling tidak Jasman Panjaitan untuk debat dengan umi dan kami, silakan wawancara. Mau live atau apapun silakan," kata Lulu kepada INILAH.COM, Serang, Minggu (9/11).
Alasannya, Hendarman Supandji sebagai Jaksa Agung yang memutuskan hukuman eksekusi bagi Imam Samudra, Muchlas dan Amrozi. "Karena dia yang ngetok palu, tong, untuk eksekusi," ujarnya.
Sejak pagi sampai berita ini diturunkan banyak kalangan wartawan yang kecewa karena tidak bisa bertemu sekaligus wawancara dengan umi Embay.
Para wartawan baik media cetak, elektronik maupun on-line hanya diperbolehkan melihat dari teras rumah apa aktifitas umi. Dan tidak satupun yang diperbolehkan masuk.[rif/nng]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !