INILAH.COM, London - Kolaborasi Mark Hughes dengan Manchester City mulai retak. Hughes bahkan dikabarkan bakal ditendang pada bursa transfer musim dingin mendatang.
Manchester City menderita kekalahan 1-2 di kandang sendiri dari Tottenham Hotspur, Minggu (9/11). Kekalahan itu membuat miliarder Emirat pemilik City mulai mengambil ancang-ancang mengganti Hughes.
Sebelum pertandingan, Hughes sendiri bertemu dengan pengurus klub. Mereka membicarakan soal target transfer. Tapi, pertemuan itu tak mencapai kesepakatan karena kedua pihak memiliki cara pandang yang berbeda.
Hughes menyatakan dirinya lebih suka membeli pemain seperti Roque Santa Cruz dari Blackburn Rovers. Tapi, para pemilik klub yang berasal dari jazirah Arab menginginkan pemain dengan nama yang lebih besar.
"Ketua )klub_ mengitari rumah saya tadi malam ntuk membicarakan kemana kami ingin membawa klub ini. Semuanya sangat positif," ujar Hughes.
Tapi, sebuah sumber yang dekat dengan pemilik City mengungkapkan fakta yang berbeda. Menurutnya, singgasana Hughes takkan bertahan lama. Bahkan jika mereka mengalahkan Hotspur sekalipun, posisinya sebagai manajer klub berada dalam ancaman. "Apalagi setelah kalah, kini dia sudah berada di pinggir jurang," katanya.
Tak hanya Hughes, posisi Ketua Eksekutif City, Garry Cook pun dalam ancaman. Pasalnya, pemilik klub kaget saat menyadari gajinya sebesar 1,5 juta pound adalah yang terbebsar untuk posisi yang sama di antara klub-klub Liga Primer. [I4]