Minggu, 27 Mei 2012 | 04:07 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Bisa Saja Premium Turun Jadi Rp 4.500
Headline
inilah.com/subekti
Oleh: Reni Herawati
web - Senin, 10 November 2008 | 15:35 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium yang hanya turun Rp 500 per liter, ditetapkan untuk mengantisipasi penyesuaian ketika ada kenaikan harga minyak dunia.

"Sebenarnya bisa saja harga BBM diturunkan hingga RP 4.500, namun kalau naik lagi bisa siap tidak masyarakat. Itu agar mudah melakukan adjustment ketika ada kenaikan harga minyak dunia. Karena itu, mengapa pemerintah tidak menurunkan harga BBM lebih besar dari Rp 500," kata pengamat ekonomi Aviliani saat diskusi dengan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Jakarta, Senin (10/11).

Aviliani memperkirakan tahun depan harga minyak akan mengalami fluktuasi karena adanya Pemilu.

"Jadi, meskipun saya yakin harga minyak bisa tidak sampai menyentuh US$ 100 per barel, namun harga minyak fluktuasinya akan tetap berlanjut," ujarnya.

Selain itu, fluktuasi harga minyak dunia juga disebabkan karena selama 3 bulan ke depan orang akan mulai berinvestasi. Jika investasi ditempatkan di sektor komoditas, maka harga komoditas akan naik. Namun, jika investasi dilakukan di minyak, maka harga minyak akan naik.[tra]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.