Minggu, 27 Mei 2012 | 04:08 WIB
Follow Us: Facebook twitter
BEI Kaji Aturan Repo Saham Baru
Headline
Erry Firmansyah - inilah.com/subekti
Oleh:
web - Senin, 10 November 2008 | 16:55 WIB
INILAH.COM, Jakarat - Bursa Efek Indonesia (BEI) akan segera mengkaji peraturan gadai saham atau repo. Ini dilakukan setelah transaksi Repo grup Bakrie selesai dilakukan.

Hal ini diutarakan Direktur Pencatatan BEI, Eddy Sugito di Jakarta, Senin (10/11). Padahal Direktur Utama BEI Erry Firmansyah pernah mengatakan transaksi Repo bukan urusan bursa. Itu semata-mata merupakan transaksi komersil antara emiten Grup Bakrie dengan broker maupun nasabahnya. Sehingga jika terjadi gagal bayar bursa tidak bisa ikut campur.

Lebih lanjut Eddy mengatakan jika terjadi gagal bayar pada Repo saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI), pengaruhnya sangat besar sekali pada pasar modal. Karena likuiditas saham BUMI di bursa kontribusinya sekitar 25%.

Dia menambahkan transaksi repo BUMI tidak hanya melibatkan antara emiten dengan broker lokal maupun asing tetapi juga melibatkan investor ritel yang dananya pas-pasan.

Akibat sentimen negatif yang melanda emiten batubara ini, harga saham BUMI terus mengalami penurunan yang signifikan. Sejak dibuka suspensinya pada perdagangan Kamis (6/11) harga saham BUMI langsung turun selama tiga hari berturut-turut sampai saat ini.

Harga saham BUMI kini tinggal Rp 1.610 per saham atau turun 9,55% dan terkena auto rejection batas bawah. Diperkirakan dalam beberapa hari perdagangan ke depan harga saham BUMI kembali akan mengalami tekanan jual yang berakibat pada anjloknya harga saham tersebut. *[cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.