INILAH.COM, Manchester - Ternyata, keinginan Manchester City memecat Mark Hughes bukan sekadar isapan jempol. Mereka siap menawarkan posisi itu kepada Jose Mourinho dengan gaji 15 juta pound (sekitar Rp 250 miliar) setahun.
Pemilik City, miliarder Emirat Arab, menjadikan Mourinho sebagai pilihan pertama untuk menggantikan Hughes. Pihak ketiga sudah menyuarakan keinginan tersebut dan mendapat respon positif dari berbagai pihak.
Kemarin, muncul kabar bahwa posisi Hughes berada di bibir jurang. Tapi, diskusi di kalangan pemilik City untuk menggantikannya dengan Mourinho, sebenarnya sudah mulai terjadi sejak lima pekan lalu.
Pelatih asal Portugal itu membawa Inter memuncaki klasemen sementara Seri A. Tapi, dia dikabarkan tak terlalu senang dengan sejumlah aspek sepak bola Italia.
Mourinho menunjuk sikap media terhadapnya yang jadi salah satu soal. Media disebutnya tak menaruh hormat. Kecuali itu, dukungan Internisti ternyata tak seperti yang dia harapkan.
Mourinho tak menyembunyikan keinginannya untuk kembali beraksi di Liga Primer. Dia menyatakan akan melakukannya tak lama setelah mengakhiri karier di Inter.
Kesepakatan pemutusan montrak Murinho dengan Chelsea, klub yang pernah dilatihnya, adalah dia tak boleh menukangi klub Inggris lainnya, dalam selisih satu tahun kalender. Tapi, dia sudah menerima kompensasi pada 21 September sehingga dia kini dalam status bebas kembali ke Inggris.
Kendati begitu, kecil kemungkinan Mourinho akan meninggalkan Inter sampai akhir musim ini. Itu artinya, Abu Dhabi United Group, pemilik City, harus memutuskan apakah mereka siap menunggu tujuh bulan untuk mendapatkan Mourinho.
Hughes sendiri, sempat mendapatkan pernyataan kepercayaan dari Ketua Klub, Khaldoon Al Mubarak. Dalam pernyataan, Al Mubarak menyatakan dia menaruh respek tinggi terhadap Hughes. Tapi, Al Mubarak tak menjamin apapun soal mada depannya. [I4]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !