Senin, 28 Mei 2012 | 01:24 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Sepatu Khusus Mencium Crouch
Headline
Abigail Clancy. - Ist
Oleh:
web - Selasa, 11 November 2008 | 16:17 WIB
KISAH percintaan Abigail Clancy dan Peter Crouch memunculkan kisah-kisah lucu. Maklumlah, keduanya memiliki fisik yang berbeda. Abbey, panggilan akrab model cantik itu, memiliki tinggi rata-rata. Padahal, Crouch, striker Portsmouth, jangkung laksana pemain bola basket.
Mau tahu berapa beda tinggi mereka? Tak kurang dari 25 cm. Tinggi Abbey hanya 175 cm, sementara Crouch, pemain nasional Inggris 200 cm. Tak heran, bila tampil di hadapan publik, keduanya menjadi pusat perhatian.
Apa soal perbedaan tinggi badan? Satu hal yang pasti adalah soal kisah bercinta. Persoalan sempat muncul saat mereka tinggal di rumah yang ditempati saat ini. Tempat tidur mereka berukuran standar, tak bisa mengakomodasi kaki Crouch, mantan striker Liverpool itu. Akibatnya, sering Crouch tidur dalam posisi kaki yang menggantung.
Persoalan itu belum lama ini terselesaikan. Mereka memesan khusus tempat tidur dengan ukuran istimewa. Dengan tempat tidur baru ini, Abbey dan Crouch bisa merasa nyaman, bahkan saat bercinta sekalipun.
Cukup? Tidak. Abbey dan Crouch juga mengalami kesulitan untuk menunjukkan kemesraan mereka di luar kamar tidur. Abbey harus menjingkrakkan kaki hanya sekadar mencium Crouch. Itupun takkan bisa sampai jika Crouchy tak menunduk.
Abbey, mantan pemadat narkoba yang sudah sembuh itu, ternyata punya akal yang cerdas untuk urusan ini. Model berusia 22 tahun itu memesan sepatu dengan desain khusus kepada Kurt Geigner. Dengan begitu, kini dia tak terlalu kesulitan lagi untuk sekadar mendaratkan ciuman di pipi Crouchy.
Sepatu khusus itu menggunakan teknologi baru untuk mereplikasi efek berdiri pada ujung jari kakinya. Artinya, jari-jarinya takkan sakit lagi saat berciuman.
"Abbey sangat senang dengan sepatu-sepatu baru ini. Sepatu-sepatu ini adalah yang pertama mendukung kaki kita dalam kondisi bertumpu severtikal apapun. Dia mengatakan tingginya hanya seleher (pacarnya) ketika memeluk Pete. Jadi, inovasi ini bagus untuknya," tutur seorang saksi.
Yang lebih menyenangkan lagi, sepatu itu juga dibuat dalam warna hitam dan kemilau. Bagi Abbey, itu warna kesukaannya. Warna itu pun jadi bonus untuknya.
"Abbey menyatakan betapa dia menyukai tinggi padan Pete, meskipun tentu saja dia harus berjinjit untuk bisa memeluknya," kata sumber itu lagi. [I4]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.