INILAH.COM, Jakarta - Konsultan multimedia Roy Suryo memastikan bahwa foto jenazah Imam Samudra yang ramai muncul di sejumlah situs belakangan ini adalah asli. Ia membantah pernyataan Kadiv Humas Polri Irjen Pol Abubakar Nataprawira yang sempat meragukan keaslian foto tersebut.
Menurut Roy, foto itu diambil menggunakan kamera digital Sony Cybershot DCS-H9 warna hitam dengan kecepatan 8 megapixel. Ia mendeteksi, waktu pengambilan gambar jenazah pada Minggu (9/11) pukul 09.04 WIB, di kediaman orangtua Imam Samudra, di Lopang Gede, Serang, Banten.
"Yang mengambil gambar jenazah itu bisa siapa saja. Yang jelas ia adalah orang yang dekat dengan jenazah saat itu," kata staf pengajar Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, itu, Selasa (11/11).
Seperti telah diberitakan sebelumnya, setelah eksekusi Amrozi Cs, beredar foto jenazah Imam Samudera lewat laman http://www.arrahmah.com. Foto itu diberi judul 'As Syahid Imam Samudra Bergabung Dengan Kafilah Syuhada'.[*/nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !