INILAH.COM, Washington Mengenang masa jabatannya selama delapan tahun, Presiden Bush mengatakan pencapaian di Afrika merupakan salah satu pengalaman paling membanggakan.
Dalam sebuah makan malam untuk amal, Rabu (11/11) waktu setempat atau Kamis (12/11) WIB, Bush menyebut kinerja pemerintahannya di Afrika adalah suatu bentuk pengabdian untuk cinta. Beberapa isu yang mereka sasar di Afrika antara lain pendidikan serta memerangi kelaparan dan penyakit.
Sebab itulah dalam acara tersebut ia menerima penghargaan Bishop John T. Walker Distinguished Humanitarian Service Award. Penghargaan ini ditujukan untuk mereka yang berada di lini depan misi-misi kemanusiaan Afrika.
Mendiang John T. Walker adalah uskup berdarah Afrika-Amerika pertama di Washington yang pernah menjabat sebagai direktur Africare.
Africare, selaku penyelenggara acara, adalah sebuah organisasi amal yang bermarkas di AS dan memiliki misi untuk memperbaiki kualitas hidup di Afrika. Untuk itu, mereka secara khusus bergerak pada kebutuhan makanan, pertanian, kesehatan dan HIV/AIDS.
"Inti kebijakan AS di Afrika adalah mengetahui bahwa rakyat kami memiliki bakat dan ambisi untuk memecahkan masalah-masalah tersebut," ujar Bush kepada 1.500 tamu lainnya.
"Kami bukan penganut paternalisme. Kami menjalin kemitraan sebab kami percaya masyarakat Afrika memiliki potensi."
Gedung Putih menyatakan inisiatif Presiden Bush dalam Emergency Plan for AIDS Relief telah menolong lebih dari 6,6 juta orang di seluruh dunia. Sebanyak 200 ribu anak lahir bebas HIV melalui program pencegahan penularan ibu-anak.
Di bidang pendidikan, AS telah melatih 700 ribu guru, mendistribusikan 10 juta buku pelajaran, dan ribuan beasiswa bagi para gadis Afrika agar mereka bisa bersekolah.[tra]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !