INILAH.COM, Washington Sebanyak sejuta orang diperkirakan menghadiri pelantikan Presiden terpilih AS Barack Obama di Washington pada 20 Januari mendatang.
Tiket gratis telah ludes sementara hotel-hotel di pusat pemerintahan AS itu juga fully booked alias habis terpesan.
Mereka yang ingin menyaksikan proses pelantikan rencananya akan dikumpulkan di National Park Service. Dari tempat ini, seluruh Pennsylvania Avenue sudah terlihat jelas dan demikian pula dengan rute parade. Sebuah layar TV yang besar akan terpasang di National Mall sehingga masyarakat bisa menyaksikan pelantikan dan paradenya.
Delegasi dari Columbia, Eleanor Holmes Norton, mengatakan sebaiknya penyelenggara juga menggunakan stadion dan arena serta memasang layar besar pada tempat tersebut. Selain itu, gereja juga bisa dimanfaatkan untuk kegiatan nonton bareng.
"Tak ada yang tahu bagaimana nantinya pelantikan itu, yang jelas akan memecahkan semua rekor," ujar Norton.
Kepala Kepolisian Washington, Cathy Lanier, mengatakan akan mengerahkan sekitar 3 ribu petugas untuk membantu mengamankan pelantikan ini. Pihak penyelenggara mengatakan jumlah itu cukup namun mereka merasa akan bertambah hingga 4 ribu petugas keamanan.
Menurut Hakim Distrik Paul Friedman, rakyat berhak menyaksikan pelantikan presiden, sebab ini bukan aktivitas pribadi. Dengan demikian, jumlah bangku bernomor yang boleh digunakan dengan tiket kini dikurangi. Tadinya sebanyak 20 ribu bangku, kini hanya tersedia 8.700 bangku.
Kerumunan pelantikan terbesar terakhir adalah ketika Presiden Lyndon B. Johnson diambil sumpahnya pada 1965. Saat itu sekitar 1,2 juta orang berkumpul di sekitar Gedung Putih. Pada 1981, pelantikan presiden Ronald Reagan menarik perhatian sekitar 500 ribu orang dan pelantikan Bill Clinton pada 1993 mengundang perhatian 800 ribu orang.[tra]