INILAH.COM, Jakarta - Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Miranda S Goeltom mengaku aturan pembatasan pembelian valuta asing cukup ampuh meredam kejatuhan rupiah.
Hal itu ditegaskan Miranda menanggapi pernyataan wartawan mengenai masih merosotnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, yang pada perdagangan Jumat ini berada di level Rp 11.640 per dolar AS.
"Kayaknya nggak deh (aturan valas tak redam kejatuhan rupiah). Tadi pagi saja dibuka sudah berapa," kilah Miranda kepada wartawan di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/11).
Menurut Miranda, masalah aturan valas itu hanya sesaat saja, karena pengaturannya bukan pengaturan kontrol melainkan hanya membatasi aliran dana keluar.
"Mau beli berapa pun di atas US$ 100 ribu itu boleh saja asalkan menunjukkan NPWP, dan underlying transaction (alasan yang jelas dari penggunaan valas itu). Jadi kegamangan sesaat itu lumrah," ujarnya.[tra]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !