INILAH.COM, Jakarta - Aktifitas padat melelahkan sebagai Wakil Bupati Tangerang Banten, yang mengharuskannya kerja kantor dan keliling Tangerang tanpa waktu libur, membuat Rano Karno terserang penyakit DBD dan typus. Rano pun akhirnya dirawat di RS Cinere, Depok, Jawa Barat.
"Saya sudah masuk opname rumah sakit, sejak Sabtu pagi (15/11) kemarin. Berdasarkan pemiksaan tim dokter, saya dinyatakan menderita DBD (deman berdarah dengue) dan typus," jelas Rano Karno, artis yang sekarang menjabat Wakil Bupati Tangerang, Banten, periode 2008-2013, di Ruang 547 Rumah Sakit Cinere, Depok, Jawa Barat, sore ini (16/11)
Biar pun kondisinya sedang berada dibawah standar kesehatan normal, Rano Karno masih mau berbicara banyak tentang kondisi kesehatannya. "Sakit DBD dan Typus ini, membuat badan saya jadi nggak karuan. Tulang rasanya mau patah. Saya sudah merasakannya sejak 2 hari lalu, sebelum opname di rumah sakit ini," ujar Rano yang terbaring lemas diatas tempat tidurnya.
Rano pun menambahkan, "Penyakit ini saya derita karena kecapean. Maklum saja, karena dalam beberapa waktu belakangan ini, banyak aktivitas yang saya lakukan diluar jam kerja kantor. Saya bersama bapak bupati, selalu keliling di daerah Tangerang untuk sosialisi dan pendekatan langsung dengan warga. Kebetulannya, daerah yang saya datangi, bisa dibilang hampir semuanya daerah yang rawan deman berdarah. Pak Bupati kena juga, loh,"
Kondisi kesehatan Rano sendiri, saat ini memang belum kembali normal. Rano benar-benar harus bed-rest total. Paling sebentar 5 hari lamanya. "Dokter sudah menegaskan kalau saya harus beristirahat total, minimal 5 hari kedepan. Selain itu, saya juga butuh makanan dan minuman yang bisa kembali menormalkan kondisi kesehatan. Tentunya juga dengan bantuan obat-obatan," kata Rano, yang dilahirkan 8 Oktober 1960.
Sekedar informasi, trombosit Rano kini ada di level 270.000. Turun 130.000 dari yang seharusnya 400.000. Panas badannya sendiri masih lumayan tinggi,37,8 derajat celscius. "Memang belum normal. Tapi Alhamdulillah, saya masih bisa tidur. Mungkin karena dijaga istri dan keluarga kali ya? Doain saya cepat sembuh, ya?," tutup Rano yang rencananya akan pindah ke kamar yang lebih besar. (aji)