Jumat, 25 Mei 2012 | 18:16 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Obama Siap 'Obrak Abrik' Ruang Oval
Headline
Barack Obama - istimewa
Oleh: Vina Ramitha
web - Senin, 17 November 2008 | 13:05 WIB
INILAH.COM, Jakarta Gedung Putih selama ini telah menjadi rumah kedua bagi 43 presiden AS. Tak lama lagi, ruang kerja legendaris, Ruang Oval, akan menjadi teritori presiden ke-44 AS Barack Obama.

Dalam sejarahnya, banyak yang telah dilalui di ruangan ini. Sebab setiap presiden berhak mengubahnya sesuai yang ia inginkan. Obama pun akan mendapatkan akses untuk menggunakan 160 ribu peninggalan sejarah yang ia sukai untuk remake Ruang Oval sesuai seleranya.

Kepala kurator William Allman akan menyediakan benda-benda yang tersimpan di sebuah fasilitas di gudang Maryland. Isinya, furnitur, karpet, peralatan makan perak, keset, dan benda seni yang saat ini sedang tak terpakai di Gedung Putih. Presiden kulit hitam pertama ini juga bisa meminjam koleksi foto dari Smithsonian, galeri foto nasional.

Namun tak sembarangan, ada aturan yang telah ditentukan Kongres. Untuk kebutuhan renovasi, pada setiap pemerintah Kongres hanya menyediakan US$ 1,6 juta. Sementara asosiasi sejarah Gedung Putih menyediakan US$ 39,8 juta untuk ruangan umum, pembelian barang-barang baru, dan perawatan semua koleksi bersejarah tersebut.

Apa yang akan Obama renovasi di ruang kantor barunya itu? Sepertinya karpet. Sebab pendahulunya, Presiden George W. Bush pernah membanggakan karpet yang didesain oleh sang istri, Laura. Karpet dengan segel biru, elang emas, dan cahaya matahari berwarna kuning itu terinspirasi dari mantan Presiden Ronald Reagan.

Sementara meja yang mereka pakai merupakan pemberian Ratu Victoria pada 1880, zaman Presiden Rutherford B. Hayes. Meja HMS Resolute itu digunakan oleh semua presiden kecuali Lyndon Johnson, Nixon, dan Gerald Ford. Bush menggunakan meja itu di ruangan pribadinya.

Dari 43 presiden, hanya 17 yang menggunakan Ruang Oval. Sebelum West Wing dibangun, para presiden bekerja di lantai kedua yang kini menjadi kediaman keluarga. Theodore Roosevelt kemudian memindahkan ruang kerja kepresidenan di West Wing pada 1902. Pencipta Ruang Oval adalah presiden William Howard Taft pada 1909, saat West Wing diperluas.

Sementara Presiden Franklin Delano Roosevelt memindahkan Ruang Oval ke tempatnya saat ini pada 1934 akibat kebakaran pada 1929 yang merusak ruangan aslinya. Sejumlah presiden telah menjabat, namun ada beberapa hal yang tak pernah berubah, misalnya mantel yang menghiasi dinding, bendera AS, dan bendera bersegel adalah beberapa ornamen yang tak pernah diganti.[tra]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.