INILAH.COM, London Presiden Israel Shimon Perez berharap Presiden terpilih AS Barack Obama bisa menjadi penengah untuk perundingan dengan Iran.
Menurut presiden berusia 85 itu, Iran bisa digiring ke meja perundingan jika presiden AS bisa menyatukan komunitas internasional mengenai kebijakan mereka di Iran.
Presiden Perez juga berharap Israel bisa berdamai dengan para tetangga Arab mereka. Ia bahkan memprediksikan bisa mengunjungi Damaskus dan Riyadh, suatu hari kelak. Kendati belum terlihat, ia sudah membayangkan potensi kawasan panas ini.
"Saya berharap adanya sebuah kebijakan baru di Iran yang mempersatukan, serta harga minyak baru (yang lebih rendah)," katanya.
Namun demikian, ia mengingatkan tak akan ada kesepakatan yang terjalin sebelum Iran menghentikan kegiatan nuklir dan program rudal balistik. Selain itu, mereka juga harus menghentikan dukungan terhadap Hamas dan Hizbullah.
Pada kesempatan itu, Perez juga berharap Israel mencapai perjanjian 'tanah perdamaian' dengan Suriah mengenai Dataran Tinggi Golan.
Menurutnya, Israel sudah siap berdamai dengan Suriah dan bertanggung jawab terhadap segala hal. Tapi sayang, permasalahannya bukan terletak di situ.
"Perdana Menteri Israel siap menyerahkan kembali tanahnya, tapi Suriah tampaknya belum siap dengan perdamaian," tandasnya.[tra]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !