INILAH.COM, Washington Terpilih menjadi presiden AS sedikit banyak tentu berpengaruh terhadap kehidupan Barack Obama.
Kini Obama tak hanya harus memikirkan keluarga, ia juga harus memikirkan kehidupan penduduk sebuah negara besar.
Dalam sebuah wawancara dengan stasiun televisi AS, CBS, Minggu (16/11), presiden ke-44 ini mengungkapkan begitu banyak yang harus ia kerjakan.
Beberapa prioritas utamanya antara lain menyelamatkan perekonomian AS dan dunia. Belum lagi dengan masalah keamanan nasional terkait dengan tindakan teroris dan isu-isu lain yang menjadi agendanya.
"Tantangan yang kami hadapi sangat besar dan berlipat ganda," kata Obama dalam wawancara tersebut yang didampaingi sang istri, Michelle. "Terkadang ada beberapa saat di mana Anda bertanya-tanya di mana harus mulai bergerak?"
Sebab itulah masa-masa sebelum pelantikannya ini menjadi sangat krusial. Ia harus memilih orang-orang yang tepat untuk mempermudah tugasnya. Kemudian ia harus memastikan timnya ini akan berjalan bersama dan maju bersama demi kepentingan negara. Lalu bagaimana keluarganya?
Michelle mengingatkannya bahwa kini Obama telah kehilangan anonimitas. Artinya, apa yang ia lakukan bukan hanya untuk diri sendiri, melainkan atas nama sebuah sistem yang lebih besar lagi.
Namun, Obama juga menerimanya dengan senang hati sebab ia sudah berkomitmen pada keputusan ini. Kendati banyak hal yang sudah tak sama lagi.
Kini ia tak bisa seenaknya melenggang ke tukang cukur setiap pekan untuk merapikan rambutnya. Ia bercanda bahwa untuk mencukur rambutnya saja ia dan si tukang cukur harus berada di lokasi rahasia, demi keamanan.
Sang istri bahkan belum sepenuhnya menerima fakta bahwa mereka akan tinggal di Gedung Putih. Ibu dari Malia (10) dan Sasha (7) ini tiba-tiba teringat ketika pengumuman kemenangan Obama di TV. Ia melihat ke arah sang suami dan mengatakan, "kau adalah presiden ke-44 Amerika Serikat. Wow. Kita tinggal di negara yang hebat."
"Ya, tapi kau juga bertanya 'apakah kamu akan tetap mengantarkan putri kita ke sekolah setiap pagi?'," ujar Obama menanggapi pernyataan istrinya. Keluarga dulu atau negara dulu? [tra]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !